Kamis, 16 April 2026

Ayah Korban Pemerkosaan dan Pembunuhan Berobat Mata ke Malaysia

Pria 39 tahun ini kehilangan Diana (6), anak perempuannya karena diperkosa lalu dibunuh oleh pamannya sendiri, 19 Mei 2013 lalu

Editor: Dewi Agustina

TRIBUNNEWS.COM, BANDA ACEH - Masih ingat Mawardi? Pria 39 tahun ini kehilangan Diana (6), anak perempuannya karena diperkosa lalu dibunuh oleh pamannya sendiri, 19 Mei 2013 lalu. Sehari kemudian, istrinya juga meninggal. Sementara Mawardi dalam kondisi tak bisa melihat sejak matanya mengalami gangguan, 11 tahun silam.

Kemarin, Mawardi berangkat ke Malaysia. Meski beberapa waktu lalu, spesialis mata di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, dr Feriyani SpM, menyatakan secara ilmu medis kebutaan yang dialami Mawardi tak bisa disembuhkan, tapi harapan untuk kembali bisa melihat membuat Mawardi memutuskan bertolak ke negeri Jiran itu.

Mawardi berangkat ke Malaysia bersama makciknya, Nuraini, dan ditemani Keuchik (kepala desa) Peulanggahan, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh, Husaini. Mereka terbang dengan pesawat Air Asia dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, Aceh Besar, pukul 16.30 WIB.

Mawardi yang dikonfirmasi Serambi (Tribunnews.com Network), mengatakan ia bukan tak percaya pada hasil pemeriksaan dokter di Aceh. Tapi, berobat ke rumah sakit di Malaysia adalah impiannya sejak dulu, ketika ibunya masih hidup. Keinginan itu pun sirna setelah ibunya meninggal dalam musibah gempa dan tsunami 2004 lalu.

Kades Peulanggahan, Husaini mengatakan, Mawardi menyimpan harapan besar untuk berobat ke Malaysia. Walaupun dokter menyatakan kebutaannya tak bisa disembukan, ia terus mendesak untuk dibawa ke Malaysia. Warga dan perangkat gampong akhirnya sepakat mengabulkan keinginan Mawardi, dengan menggalang dana untuk kebutuhan biaya berobat di Malaysia.

Husaini mengatakan, setiba di Malaysia mereka akan menuju Rumah Sakit The Tun Hussein Onn Petaling Jaya, Selangor Darul Ehsan, Malaysia.

"Kami berharap ada keajaiban dari Allah SWT agar Mawardi bisa melihat lagi. Kami tak tahu berapa lama di sana. Yang jelas kalau sudah selesai pemeriksaan, kami langsung pulang," kata Husaini.(mir)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved