Jumat, 17 April 2026

Perampok Bacok Penjaga Indomaret Lalu Bawa Kabur Rp 13 Juta

Para pelaku yang berjumlah empat orang ini berhasil menjarah gerai itu dan membawa kabur uang tunai di brankas senilai

Editor: Dewi Agustina

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Radlis

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Gerai Indomaret Jalan Abdul Rahman Saleh, Semarang Barat, Kota Semarang, dirampok, Senin (3/2/2014) dini hari.

Para pelaku yang berjumlah empat orang ini berhasil menjarah gerai itu dan membawa kabur uang tunai di brankas senilai kurang lebih Rp 13 juta.

Selain mengambil uang tunai di brankas, para pelaku yang semuanya mempersenjatai diri masing-masing menggunakan gobang, parang, dan celurit ini juga mengambil tak kurang dari 50 slop rokok berbagai merek.

"Uang di laci kasir yang sejumlah Rp 500 ribu juga diambil," tutur penjaga minimarket, Hardiansyah (21) kepada Tribun Jateng (Tribunnews.com Network).

Warga Gajahmungkur ini menceritakan kejadian bermula saat dia dan dua orang temannya yakni Faud (20) dan Khoirul Mukhlisin (21) sedang berada di toko sekitar pukul 01.00.

"Khoirul sedang tidur di belakang, Faud yang jaga di kasir sementara saya sedang mengelap rak lemari pendingin," katanya.

Tak lama berselang, datanglah empat orang laki-laki yang semuanya menggunakan masker penutup wajah.

Satu di antaranya langsung mengacungkan celurit ke arah Hardiansyah sementara tiga lainnya menodong kasir, Faud.

"Saya langsung disuruh jongkok, namun karena saya melawan, akhirnya pundak saya dibacok pakai celurit. Untung dibacoknya pakai punggung celurit, yang tumpul," kata Hardiansyah.

Setelah dihantam menggunakan punggung celurit, Hardiansyah kemudian diseret dan dibanting ke lantai.

"Dia ancam kalau saya melawan lagi, saya akan digorok," katanya.

Perampok yang diduga sudah merencanakan aksinya itu langsung memasukkan puluhan slop rokok ke dalam karung yang sudah dibawa. Setelah itu, pelaku memaksa kasir untuk membuka laci penyimpanan uang. Dari situ, para pelaku mengambil uang senilai Rp 500 ribu.

Tak puas dengan hasil jarahan, para pelaku kemudian memaksa kasir, Faud, untuk menunjukkan lokasi brankas penyimpanan uang.

"Awalnya saya tidak mau menunjukkan, namun karena leher saya ditodong pakai parang, saya akhirnya menyerah," kata Faud.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved