Menunggu Keluarga Sedang ke Toilet Jaka Selamat dari Maut
Jaka, paman tiga korban kecelakaan maut selamat setelah dirinya,menunggui anggota keluarganya ke toilet
Laporan Wartawan Tribunnewsbatam, Dewi Haryati
TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Jaka, paman tiga korban kecelakaan maut di Jembatan Lima Barelang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (29/7/2014), selamat dari tragedi mengerikan itu setelah dirinya, istri, dan anak lelakinya memilih menunggui anggota keluarganya yang sedang di kamar mandi ketimbang ikut iring-iringan kendaraan.
Jaka menceritakan, saat itu ia mengendarai Honda Beat bersama istri dan anak laki-lakinya. Ia tak ikut dalam iring-iringan kendaraan karena motornya tertinggal di belakang. Ia menunggui anggota keluarganya yang kebelet ke kamar kecil.
"Padahal itu di tanjakan, bisa pula mobilnya laju dan langsung berbelok ke kanan. Mereka yang naik motor kena sapu semua. Ada juga yang tercampak ke jurang. Mau ambilnyapun pakai tali," kata Jaka mengenang kejadian pilu tersebut.
Sebelum berangkat dari rumah, Jaka tak mempunyai firasat buruk. Ia baru menyadari tiga ponakannya sudah memberikan pertanda, setelah ketiganya tewas. Jaka paling ingat dengan Ruslan.
"Mungkin memang sudah takdirnya. Dia (Ruslan) tahu pula akan meninggal di hari itu. Biasanya dia pergi-pergi naik motor Revo, tapi sebelum pergi ke Barelang, dia titipkan kunci motor ke saya," ujar Jaka sembari menunjukkan sebuah kunci motor.
Di hari naas itu, Ruslan menolak pergi mengendarai Honda Revo. Ia lebih tertarik berboncengan motor dengan abangnya, Salahudin. Mereka pergi mengendarai motor Yamaha.
"Tak ada firasat apa-apa, tapi memang seminggu belakangan ini Ruslan lebih pendiam, dia tak banyak omong," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20140801_092129_toilet-umum-logo.jpg)