Luh Tety Tewas di Wisma Bersama Laki-laki yang Bukan Suaminya Gegerkan Warga
Kematian Ni Luh Tety Ramuna di Wisma Arta Puspita membuat warga masyarakat di daerah asalnya di Banjar Tiga merasa terkejut.
Menurutnya, selama ini masyarakat di Desa Tiga mengenal Luh Tety sebagai warga yang aktif dalam kegiatan keagamaan. Baik di banjar maupun di desa.
"Seken tiang mekesiab niki. Soalne, selama niki tiang dan masyarakate driki, nak mengenal anake nika warga baik-baik (Sungguh saya terkejut ini. Soalnya, selama ini saya dan masyarakat di sini, mengenal dia sebagai warga baik-baik)," ujarnya saat dihubungi via telepon, Rabu (20/7/2016) malam.
"Sering pulang. Setiap ada upacara sering pulang. Termasuk waktu ini, saat ada acara keagamaan di depan rumah tiang dia juga ikut membantu. Dia memang rajin kalau tedun dan kegiatan sosial. Setiap ada odalan juga selalu pulang," tegasnya lagi.
Terkait apa pekerjaan warganya yang tewas tersebut, Merta mengatakan pihaknya dan masyarakat di Desa Tiga tidak ada yang mengetahui.
Mereka hanya mengetahui Luh Tety bekerja di Denpasar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/lokasi-penemuan-mayat-luh-tety-di-wisma-arta-puspita_20160721_115017.jpg)