Dimas Kanjeng Ditangkap
Ulah 'Iseng' Polisi Ini 'Dibalas' Mengejutkan oleh Dimas Kanjeng Taat Pribadi
Ada cerita unik di balik penangkapan Dimas Kanjeng Taat Pribadi.
Editor:
Robertus Rimawan
TRIBUNNEWS.COM - Ada cerita unik di balik penangkapan Dimas Kanjeng Taat Pribadi.
Polisi yang sempat iseng dengan pertanyaannya mendapat jawaban yang tak terkirakan.
Kisahnya berawal dari penjemputan paksa pimpinan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Kabupaten Probolinggo, Kamis pekan lalu.
Ada satu pernyataan Dimas Kanjeng yang membuat polisi terpingkal-pingkal saat satu mobil dengannya dalam perjalanan ke Markas Polda Jawa Timur.
Kasubdit I Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Cecep Ibrahim, yang saat itu juga sebagai ketua tim penangkapan, menceritakan, setelah ditangkap dari dalam padepokan, Dimas Kanjeng langsung dibawa ke dalam mobil khusus untuk dibawa ke Markas Polda Jatim di Surabaya dengan didampingi sejumlah polisi.
Dengan iseng, dalam perjalanan, dia bertanya kepada Dimas Kanjeng yang katanya bisa menggandakan uang.
"Katanya bisa menggandakan uang, tolong dong, isi mobil ini dengan uang," kata Cecep, Jumat (30/9/2016).
Dimas Kanjeng dengan santainya saat itu menjawab tidak bisa karena aksi tersebut harus dibantu dengan bantuan makhluk halus yang diperintahnya.
"Sekarang mereka (makhluk halus) tidak bisa, Pak, tadi mereka kena gas air mata," kata Dimas Kanjeng.
Mendengar jawaban itu, semua polisi yang berada di mobil sontak tertawa.
"Memangnya makhluk halus bisa kena gas air mata ya?" kata Cecep kembali bertanya kepada Dimas Kanjeng.
Gas air mata, kata Cecep, memang sempat dikeluarkan oleh polisi untuk menghalau dan membubarkan pengikut Dimas Kanjeng yang membentuk barisan untuk melindungi padepokan.
Dimas Kanjeng sendiri, kata dia, ditemukan sedang bersembunyi di ruang fitness bersama istrinya. Ruangan itu terkunci dari luar.
Polisi harus mendobrak untuk bisa masuk ke ruangan tersebut.
Dimas Kanjeng, lanjut Cecep, sempat mengaku sebagai pembantu karena mengenakan pakaian sangat sederhana.