Gagal Rampas Ponsel, Pelaku Lari dan Sembunyi di Atas Plafon Alfamart
Tiga pemuda lari tunggang langgang setelah gagal merampas telepon genggam, di kawasan Singosari Raya, Jumat (2/6/2017) dini hari.
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo
TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Tiga pemuda lari tunggang langgang setelah gagal merampas telepon genggam, di kawasan Singosari Raya, Jumat (2/6/2017) dini hari. Mereka terpergok warga setempat yang langsung mengejarnya.
Dua pemuda lari ke arah Genuksari dan Pleburan. Mereka lolos. Sedangkan seorang lagi bernama Iqbal Fatkur (19) sempat dihajar warga, lalu kabur lari masuk Alfamart Singosari. Proses penangkapan Iqbal dramatis.
"Takut dihajar warga. Saya masuk Alfamart, sembunyi di gudang. Pintu gudang saya kunci dari dalam," kata Iqbal saat digelandang di Mapolsek Semarang Selatan.
Iqbal bersembunyi di dalam toilet. Dia sempat membersihkan luka di kepalanya.
Warga Gunungsari RT 7 RW 7 Tandang, Tembalang itu berniat melarikan diri melalui toilet. Rencananya gagal seketika tak ada akses keluar di toilet.
"Saya langsung pikiran jebol plafon, lari lewat atap. Lalu saya naik menggunakan tangga besi," katanya.
Nahas, rencana Iqbal kedua pun gagal. Dia tak mampu menjebol atap asbes.
"Saya pasrah. Tidur di plafon," katanya.
Di lain tempat, Tim Elang Polrestabes Semarang bersiaga di SIM Corner Simpanglima.
Para personel Elang itu usai menggrebek sejumlah pemabuk di Taman Pandanaran.
Tiba-tiba ada pria mengendarai sepeda motor matik menghampiri Tim Elang.
"Ada begal di Singosari pak. Masuk Alfamart," seru pria itu.
Para personel Elang pun meluncur ke lokasi kejadian.
Sekitar 100 orang sudah memadati lokasi kejadian, saat Tim Elang tiba.
Para personel mendapat informasi pelaku masih dalam gudang Alfamart. Pintu gudang dalam kondisi dikunci.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/perampas-hp-ngumpet_20170602_154235.jpg)