Tidak Bisa Tarik Tunai di ATM, Mahasiswa di Malang Terpaksa Pecah Celengan
Sejumlah orang dibuat kelimpungan karena mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) tidak melayani layanan tarik tunai, Senin (28/8/2017).
"Se-Malang Raya ada 17 unit. Terus diperbaiki oleh pusat," ujar Yessy kepada Surya. Karenanya jajaran BNI meminta maaf atas gangguan tersebut.
BNI pusat dalam rilisnya yang diteruskan oleh Yessy kepada Surya mengatakan gangguan satelit Telkom-1 itu berdampak pada 1.151 ATM dan 51 outlet BNI (KCP/KK).
Saat ini telah dibuat daftar prioritas penanganan terhadap jaringan komunikasi Outlet dan ATM tersebut.
"Kami terus berupaya memberikan layanan terbaik untuk nasabah, termasuk dengan BNI Layanan Gerak (BLG)," imbuh Yessy.
Sedangkan Kepala Tim Sistem Pembayaran, Pengenalan Uang Rupiah, dan Layanan Administrasi Bank Indonesia (BI) Malang Rini Mustikaningsih memberikan sejumlah saran akibat tidak berfungsinya layanan ATM ini.
Rini menyarankan supaya masyarakat memakai fasilitas e-Banking dan m-Banking yang tidak terganggu. Kedua, masyarakat mengambil uang secara manual di bank.
"Tidak semua ATM terganggu, jadi kalau satu ATM tidak bisa, ya terpaksa masyarakat berpindah tempat mencari ATM di tempat lain. Karena tidak semua layanan ATN terganggu," ujar Rini.
Ia mencontohkan layanan ATM Bank Permata yang tidak terganggu. Sedangkan ATM BCA, Mandiri, BNI, dan BRI tidak semua terganggu.
Dari laporan yang diterima BI Malang, ATM Bank Mandiri di Malang Raya yang terdampak rusaknya satelit sebanyak 30 unit.
Rini berharap gangguan di ATM ini bisa segera diselesaikan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/dampak-gangguan-satelit-pada-atm_20170828_170613.jpg)