Kasus 'Perawat Suntik Mayat' di RS Sidoarjo Berlanjut, Polda Jatim Langsung Datangi Rumah Sakit
Pascaberedarnya video berdurasi 03.11 menit bernada marah yang diduga keluarga pasien yang disuntik dalam keadaan meninggal dunia langsung direspons
Atas kejadian ini, pihak keluarga mengajukan somasi ke RS untuk meminta pertangghngjawaban penanganan medis ibu Supariyah.
"Tak ada tanggapan sama sekali oleh pihak RS," ucap Daud Hamzah.
Kuasa hukum keluarga, Achmad Yusuf, menambahkan pihaknya sudah mengirim dua somasi ke RS Siti Khodijah Taman. Somasi pertama tertanggal 10 Januari, namun tak digubris pihak RS.
"Somasi kedua 17 Januari baru ditanggapi. Isinya, mereka (RS) sudah lakukan sesuai SOP, meninggalnya ibu klien kami di luar kemampuan RS, dan kami diarahkan untuk menemui pengacara korporasi," tandas Yunus.
Yunus menyatakan pihaknya ingin meminta kejelasan terkait tak ditanganinya ibu Supariyah secara kekeluargaan.
"Kami lanjutkan somasi ketiga. Jika tak ditanggapi, kami akan langsung upayakan langkah hukum. Kami sudah melapor ke Polda Jatim dan MKDI terkait masalah ini," ungkap Yunus.
Pihak RS Siti Khodijah melalui Humas Emy Hudayanti, menyatakan belum bisa menanggapi peristiwa ini.
Namun, pihaknya bakal menggelar jumpa pers pada Selasa besok untuk menjelaskan duduk perkara tersebut.
"Besok (Selasa) akan kami jelaskan," ujar Emy melalui sambungan telepon.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/video-viral-keluarga-pasien-yang-meprotes-rs-siti-khodijah_20180130_192931.jpg)