Kecelakaan Maut KA Jaya Baya vs Mobil Travel di Pasuruan, Ini Yang Dialami Sang Sopir

Lima orang dinyatakan meninggal dunia, dan satu dinyatakan mengalami luka ringan. Semua korban kini sudah dibawa dan ditangani di RSUD Bangil.

Kecelakaan Maut KA Jaya Baya vs Mobil Travel di Pasuruan, Ini Yang Dialami Sang Sopir
Surya/Galih Lintartika
Kereta Api (KA) Jaya Baya vs Minibus L 300 Nopol P 1264 DE di perlintasan KA Desa Beji, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Rabu (9/1/2019) pagi. 

TRIBUNNEWS.COM, PASURUAN - Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Eko Iskandar menjelaskan kronologis kejadian kecelakaan kereta api yang melibatkan Kereta Api (KA) Jaya Baya vs Minibus L 300 Nopol P 1264 DE di perlintasan KA Desa Beji, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Rabu (9/1/2019) pagi.

Dari hasil olah TKP, kata Kasat, diduga sopir L 300 tidak konsentrasi saat mengemudi.

Kondisi waktu kejadian itu dinihari. Mental dan kondisi tubuh sopir diperkirakan sudah menurun.

Apalagi, saat itu, mobil travel yang berpenumpang enam orang itu berjalan dari Jember ke Pasuruan.

"Kuat dugaan, sopir tidak mengetahui ada kereta yang melintas. Jadi dia belok kiri saja, tidak melihat kanan - kiri," kata Kasat kepada SURYA.co.id.

Ia menjelaskan, dalam kasus ini, pihaknya minim saksi.

Kata dia, tak ada satupun saksi yang melihat kejadian ini.

Ada warga yang pertama kali mengetahui, itu hanya menolong, tapi kejadiannya tidak mengetahuinya.

"Orang yang pertama kali menolong ini juga tidak tahu bagaimana kejadiannya. Yang dia tahu, ada suara tabrakan dan dia keluar dari rumah. Begitu dilihat ada orang tergeletak di dalam dan luar mobil," jelasnya.

Namun, demikian, lanjut Kasat, dari keterangan pihak kereta, mobil memang tidak menghiraukan peringatan yang diberikan kereta.

Halaman
123
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved