Perampok Brutal Tembaki dan Bacok Bos Kopi, Duit Rp 500 Juta dan Emas 110 Gram Melayang
Pengusaha kopi asal Kabupaten Tanggamus, Supriadi (57), harus dirawat intensif di Rumah Sakit Immanuel Bandar Lampung
"Jadi, masuknya merangkak dari pintu bagian bawah yang dijebol," ujarnya pelan.
Supriadi mengaku, setidaknya ada empat pelaku yang masuk ke dalam rumahnya.
Para perampok sadis itu membawa senjata api, obeng, senter, dan godem.
"Kemudian saya minta tolong, saya teriak-teriak ada 10 kali saya teriak sampai suara saya serak," kata dia bercerita.
Namun, teriakan tolong Supriadi tak mengundang warga, melainkan empat perampok tersebut langsung menuju kamarnya.
"Mereka masuk lalu gedor pintu kamar saya. Saya kunci kamar saya dan saya sembunyi di balik pintu," paparnya.
Baca: Wakil Wali Kota Solo Mengaku Legawa Jika PDIP Pilih Gibran Rakabuming Maju Pilwalkot 2020
Baca: Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Pengesahan RUU Pertanahan
Baca: Kekhawatiran Pengemudi Taksi Online karena Peraturan Ganjil Genap Diperluas
Namun, kawanan perampok sadis itu tak mau menyerah.
Supriadi mengaku, pintu kamarnya dijebol menggunakan palu godem.
"Pintu kamar saya dijebol bagian atas, setelah jebol, senjata api dan senter diarahkan ke anak istri saya yang ada di atas ranjang," ucapnya.
Supriadi pun kaget melihat adik iparnya Arita Sari (19), sudah ditawan oleh komplotan perampok yang menyatroni rumahnya.
"Dan mereka tahu saya sembunyi di balik pintu, lalu diberondong senpi. Saya kelua, karena saya takut adik ipar dan anak istri saya yang jadi sasaran. Padahal, saya sempat mau ambil celurit," tuturnya.
Setelah menjauh dari pintu, salah satu kawanan perampok membuka pintu kamar dari luar.
"Setelah masuk langsung ke arah saya. Seingat saya semuanya bawa senpi, tapi pelurunya sudah habis buat berondong tadi. Kemudian salah satu yang bawa airsoft gun datangi saya," sebutnya.
"Saya rebut senjatanya dia malah nembak kena tangan kanan saya dua kali, terus senjatanya diarahkan ke perut saya."
"Daripada kena badan saya, saya tahan ke arah bawah, dan meletus kena kaki kanan saya sebanyak tiga, dan kiri dua, kena tulang lagi," imbuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/supriadi-57-menjalani-perawatan-intensif-di-ruang-anggrek-rumah-sakit-immanuel.jpg)