Setelah Ribut dengan Polisi karena Ditilang, Pengedara Motor Ini Tewas

Pemuda asal Desa Paok Motong, Lombok Timur, Zaenal Abidin (29, tewas setelah diduga berkelahi dengan oknum kepolisian di Satlantas Polres Lombok Timur

Setelah Ribut dengan Polisi karena Ditilang, Pengedara Motor Ini Tewas
Tribun Kaltim/Nevrianto Hardi Prasetyo
Petugas memeriksa surat-surat kelengkapan pengendara saat razia Operasi? Patuh?Mahakam oleh aparat?gabungan dari Satlantas Polresta Samarinda, Dishub Samarinda, Polisi Militer, dan petugas Dispenda di Jalan Gajah Mada, kawasan Tepian,?Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (3/9/2019). Sampai hari ke-6 Operasi?Patuh telah menindak 1.256 pengendara bermotor yang melanggar lalu lintas. Tribun Kaltim/Nevrianto Hardi Prasetyo 

TRIBUNNEWS.COM, LOMBOK - Pemuda asal Desa Paok Motong, Lombok Timur, Zaenal Abidin (29), tewas setelah diduga berkelahi dengan oknum kepolisian di Satlantas Polres Lombok Timur.

Polisi menyebut, Zaenal Abidin meninggal setelah terlebih dulu mengamuk dan menyerang petugas karena persoalan tilang.

"Sekitar jam 4 malam itu saya dapat informasi dari petugas, Zaenal masuk rumah sakit," kata Sahab saat ditemui di kediamannya, di Dusun Tunjang Selatan, Minggu (8/9/2019).

Sesampainya di Rumah Sakit Umum Sudjono (RSUD) Lombok Timur, Sahabudin kaget melihat ada luka lebam di sekujur tubuh anakanya.

"Saya kaget ternyata di bagian muka memar, di belakang kepalanya ada memar juga, dan di kakinya," ungkap Sahab.

Sahabudin tidak menduga anaknya dianiaya.

"Kalau kelihatannya ada yang memukul, tapi saya tidak tahu siapa orangnya," tutur Sahab.

Bapak Zaenal Abidin ditemui dikediaman Rumahnya

Sahabudin, orangtua Zaenal Abidin ditemui dikediaman Rumahnya(KOMPAS.COM/IDHAM KHALID)

Versi polisi

Berdasarkan rilis polisi, kejadian berawal pada Kamis (5/9/2019) pukul 20.20 Wita di lapangan apel Satlantas Polres Lotim.

Halaman
1234
Editor: Sugiyarto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved