Penangkapan Terduga Teroris
Tingkah Istri AR Yang Mencurigakan, Baru Ketahuan Masuk JAD Setelah Ditangkap Densus 88
AR yang berasal dari Kabupaten Cianjur memang merantau ke Bandung lalu pindah Bekasi untuk mencari rezeki.
TRIBUNNEWS.COM -- Istri AR (21) terduga teroris Cianjur, S (19) latar belakangnya mencurigakan.
Saat keduanya ditangkap Densus 88, mereka baru sebulan menikah.
Ayah AR, Rosid (45) mengatakan baru dua kali bertemu dengan S.
Ia melihat S ketika anaknya meminta izin menikah dan di hari pernikahan.
AR yang berasal dari Kabupaten Cianjur memang merantau ke Bandung lalu pindah Bekasi untuk mencari rezeki.
Ia jarang pulang ke kampung halaman di Kampung Sirnasari RT 06.06, Desa Cisujen, Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur.
Bahkan, sudah dua kali lebaran AR tak pulang-pulang.
Baca: Viral Kekesalan Ketua BEM UI soal Surat kepada Sekjen DPR, Masinton: Kami Belum Terima
Baca: Di ILC, Presiden Mahasiswa Trisakti: Seakan-akan Negara Mengkhianati Perjuangan Reformasi
Baca: Berjuang Demi Bagikan 3000 Nasi Kotak untuk Pendemo di DPR, Awkarin Justru Dibuat Geram, Ada Apa?
Sekalinya pulang, AR justru meminta izin untuk menikah dengan S.
AR dan S baru berkenalan selama dua minggu.
Ketika bertemu S, Rosid mengatakan calon istri anaknya itu mengenakan pakaian tertutup dan bercadar hitam.
"Sudah lama tak pulang, sekali pulang ia membawa seorang gadis bercadar hitam dan bilang minta izin untuk menikahinya," ucap Rosid.
Tak hanya itu, asal-usul S juga tak begitu jelas.
Rosid hanya mnegetahui S berasal dari Cilacap dan bekerja di sebuah laundry di Depok.
"Saya mendapat jawaban calon istri anak saya orang Cilacap dan bekerja di sebuah laundry di Depok," katanya.
Setelah mendapat izin, penikahan antara AR dan S pun berlangsung di Bekasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/rumah-panggung-keluarga-rosid-di-cianjur-yang-anaknya-diaman.jpg)