Hajatan di Sragen Diboikot karena Beda Pilihan Pilkades, Warga Sudah Dandan Rapi Dihalangi Datang

Gara-gara beda pilihan kepala desa, warga Desa Hadiluwih, Kecamatan Sumberlawang, Sragen Jawa Tengah harus menerima pernikahan anaknya diboikot.

Hajatan di Sragen Diboikot karena Beda Pilihan Pilkades, Warga Sudah Dandan Rapi Dihalangi Datang
youtube
Ilustrasi pernikahan 

TRIBUNNEWS.COM, SRAGEN - Gara-gara beda pilihan kepala desa, janda asal Jetak, RT 13 Desa Hadiluwih, Kecamatan Sumberlawang, Sragen Jawa Tengah, Suhartini harus menerima kenyataan pahit.

Hajatan pernikahan anaknya yang digelar Rabu (16/10/2019) kemarin diboikot warga.

Sebagian besar warga tidak menghadiri resepsi pernikahan anaknya, Dwi Sri Suwarni dengan Eko Jatmiko ataupun hanya sekadar rewang atau membantu.

Keduanya merupakan warga Desa Jatiluwih.

Ditemui tribunjateng.com (Grup Tribunnews.com), Kamis (17/10/2019), Suhartini mengatakan, mereka yang datang ke hajatan hanya kerabat.

Sebelumnya, ucap dia, Suhartini sudah minta tolong pada Pak RT agar mengerahkan warga untuk rewang (membantu proses hajatan).

Baca: Mirip 10 Tahu Lalu Saat Ditangkap Bareng Jennifer Dunn,Vicky Nitinegoro Bebas karena Negatif Narkoba

Baca: Soal Konser Ari Lasso Batal yang Mendadak, Anang Hermansyah Soroti Soal Norma Promotor

hajatan sragen
Hajatan di Sragen Diboikot karena Beda Pilihan Pilkades

Namun, Tini, sapaan Suhartini diarahkan ke karang taruna.

"Dari karang taruna saya dilempar lagi ke RT."

"Ya sudah saya pulang," ujar dia.

Aksi boikot itu sebenarnya sudah tercium beberapa hari jelang penyelenggaran acara.

Halaman
123
Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved