Viral Jenazah Diangkut Sepeda Ontel Menuju Pemakaman, Ternyata Begini Ceritanya

Proses pemakaman unik itu diketahui berlokasi di Desa Cokrowati, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Viral Jenazah Diangkut Sepeda Ontel Menuju Pemakaman, Ternyata Begini Ceritanya
(Tangkapan Layar Video di Medsos)
Jenazah Mbah Suparni (80) dingakut dengan sepeda menuju tempat pemakaman umum di kampung halamannya di Desa Cokrowati, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. 

TRIBUNNEWS.COM, BLORA - Masyarakat dihebohkan dengan video berdurasi pendek yang mendokumentasikan proses pemakaman jenazah yang tak biasa.

Video amatir yang viral di dunia maya tersebut merekam detik-detik pemakaman jenazah warga yang tak lazim terlihat di lingkungan masyarakat.

Jenazah yang umumnya diantar menumpang ambulans atau digotong oleh sejumlah warga dengan berjalan kaki dari rumah duka menuju tempat pemakaman umum, justru diangkut menggunakan sepeda ontel.

Baca: Tak Terima Matanya Buta Usai Dioperasi, Penjual Soto Gugat RS Mata Solo Rp 10 Miliar

Baca: Petani Kendeng Minta Presiden Tegas ke Pemprov Jateng Jalankan KLHS

Baca: Refleksi Milad Muhammadiyah ke-107 di Grobogan, Sekretaris PP Muhammadiyah Ajak Rawat Persatuan

Peristiwa yang tak lumrah ini memancing rasa penasaran masyarakat, apakah warga memilih menolak memikul jenazah tersebut ataukah ada alasan lainnya sehingga jenazah tersebut dinaikkan ke atas sepeda ontel, masih dipertanyakan.

Dalam video itu, jenazah yang ditutupi kain hijau itu dipikul oleh sejumlah orang keluar dari rumah.

Lantunan doa para pelayat mengiringi pelepasan jenazah.

Lalu muncul seseorang dengan menuntun sepeda menyambut jenazah tersebut.

Jenazah itu kemudian dipindahkan ke atas sepeda hingga dituntun berjalan kaki menuju tempat pemakaman umum setempat.

Satu orang memegang kendali stang sepeda dan beberapa orang di antaranya memegangi jenazah supaya tak terjatuh.

Sepeda itu melaju dengan sangat pelan mengantar jenazah ke peristirahatan terakhir dengan diiringi banyak pelayat.

Halaman
12
Editor: Sanusi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved