Breaking News:

Banyak Warung Remang-remang dan Tempat Prostitusi Berkedok Salon di Tegal

Aduan itu mulai dari maraknya warung remang, tempat prostitusi berkedok salon atau rumah makan, hingga tempat wisata yang disalahgunakan.

Tribun Pekanbaru/Donny Kusumaputra
ilustrasi penertiban warung remang-remang. 

Dia melanjutkan, aturan itu sesuai dengan catatan putusan yang dibuat oleh Hakim PN dalam daftar catatan perkara (Pasal 209 ayat 2 KUHAP) Nomor 15/Pid.C/2019/PN Slw, Nomor 16/Pid.C/2019/PN Slw dan Nomor 17/Pid.C/2019/PN Slw.

Selain keputusan tersebut, barang bukti berupa 11 karpet juga dikembalikan lagi kepada mereka.

Dia menyatakan, selain melanggar aturan Pasal 27 ayat 1 Perda Nomor 7 Tahun 2011 tentang Ketertiban Umum, keberadaan penjual karpet juga dinilai merusak keindahan kota.

Terlebih, Pemkab Tegal tengah mengincar Piala Adipura yang tahun 2018 lalu gagal dicapai.

Menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga kebersihan dan keindahan kota.

"Kami juga berharap kepada instansi atau dinas terkait dan warga pemilik rumah, jika menjumpai hal yang tidak sesuai dengan aturan untuk ikut menegur. Ini bukan hanya tanggung jawab Satpol PP," ujarnya.

Dia menambahkan, setiap hari Satpol PP selalu menggelar razia penyakit masyarakat (pekat).

Razia dilakukan di berbagai tempat yang disinyalir melanggar aturan, tak terkecuali tempat prostitusi yang berkedok warung dan salon.

"Semua aduan masyarakat, selalu kami tindak lanjuti. Tapi, kami melangkah dengan dasar aturan yang ada," pungkasnya. (gum)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Satpol PP Kabupaten Tegal Terima Banyak Aduan, Ada Tempat Prostitusi Berkedok Salon, https://jateng.tribunnews.com/2019/12/19/satpol-pp-kabupaten-tegal-terima-banyak-aduan-ada-tempat-prostitusi-berkedok-salon?page=2.

Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved