Malam Ini Bantuan Jateng untuk Banjir Jakarta Diluncurkan

Pemprov Jateng akan merealisasikan bantuan untuk korban banjir DKI Jakarta.

Malam Ini Bantuan Jateng untuk Banjir Jakarta Diluncurkan
Pemkot Jateng

TRIBUNNEWS.COM, PEKALONGAN - Pemprov Jateng akan merealisasikan bantuan untuk korban banjir DKI Jakarta. Pada Jumat (3/1) malam ini bantuan logistik bakal dikirim, menyusul kemudian 50 personel dan relawan dari Jateng juga diberangkatkan.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan pagi tadi BPBD Jawa Tengah telah berkomunikasi dengan BPBD DKI Jakarta. Hasilnya Jumat (3/1) malam bantuan dari Jawa Tengah siap diberangkatkan.

"Alhamdulillah hari ini sudah komunikasi, BPBD kita sudah ke kantor BPBD DKI Jakarta. Kebetulan BPBD ada acara dengan BNPB di Jakarta. Insyaallah malam nanti logistik kita kirim," kata Ganjar usai meninjau rumah pompa di Kota Pekalongan.

Bantuan logistik tersebut, lanjut Ganjar, telah sesuai dengan list yang diberikan BPBD DKI Jakarta dan sesuai kebutuhan mendesak yang diperlukan masyarakat. Total ada 33 item bantuan, dan per item dikirim sebanyak 2000 buah.

"Ada popok, selimut, air minum kemasan, seragam sekolah, tenda, matras, mukena, sarung dan lainnya. Nanti malam akan kita kirim" kata Ganjar.

Setelah bantuan tersebut dikirim, esok paginya sebanyak 50 personel dan relawan akan bertolak. Di sana, selain komunikasi dengan Pemprov DKI Jakarta, tim juga akan koordinasi dengan kantor Perwakilan Jateng di Jakarta.

"50 personel siap berangkat. Saya minta koordinasi dengan kantor perwakilan kita jangan ngrepoti Pemerintah DKI, tapi mari kita bantu, kita turun ke masyarakat. Kalau nanti banyak relawan yang akan terlibat kita akan dorong mereka untuk berangkat," katanya.

Selain bantuan ke DKI Jakarta, Ganjar juga mengatakan tengah menyiapkan bantuan untuk untuk korban bencana banjir di Banten maupun Jawa Barat. Kebutuhan yang dibutuhkan hampir sama, namun untuk Jawa Barat memerlukan bantuan relawan yang lebih banyak.

"Jawa Barat memerlukan 100 relawan. Itu hasil koordinasi BPBD kita tadi. BPBD di seluruh Indonesia ini kan unik, mereka luar biasa bagus koordinasinya. Tidak ada nyinyir, tidak ada bully, semua kerja saling membantu," katanya. (*)

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved