Gara-Gara Sendok, Siswa SMAN 9 Bandar Lampung Dipukuli Temannya Saat Makan di Sleman

Dari diagnosis dokter, korban akan mengalami penyakit katarak pada usia 30 tahun akibat pemukulan tersebut

Gara-Gara Sendok, Siswa SMAN 9 Bandar Lampung Dipukuli Temannya Saat Makan di Sleman
Tribunnews.com
Ilustrasi pemukulan 

Laporan Reporter Tribun Lampung Bayu Saputra

TRIBUNNEWS.COM, BANDAR LAMPUNG - ANM siswa SMA Negeri 9 Bandar Lampung harus mendapatkan luka lebam di bagian matanya.

Ia menjadi korban bogem mentah yang dilakukan rekan sekolahnya berinisial FRH.

Hal tersebut disampaikan oleh Kartika Wardani ibunda ANM saat ditemui awak media usai dipanggil oleh penyidik Polda Lampung, Rabu (22/1/2020).

Pengaduan yang dilakukan korban bernomor polisi STTP/B-1910/XII/2019/SPKT Polda Lampung.

Menurutnya sang anak menjadi korban pemukulan oleh siswa yang juga ikut study tour ke Yogyakarta beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, peristiwa tersebut terjadi saat peserta study tour akan makan malam di rumah makan daerah Sleman Yogyakarta.

"Ceritanya itu anak saya mau makan dan ambil nasi tetapi lupa mengambil sendoknya," katanya.

Baca: Tersinggung Ucapanya, Ratusan Lurah se-Bandar Lampung Demo ke Kantor Wakil Wali Kota Bandar Lampung

Baca: Update Lokasi dan Jadwal Tes SKD CPNS 2019 Pemprov DIY, Lengkap Beserta Cara Cetak Kartu Ujian

Baca: Antraks Menyebar di Gunungkidul, Apa Itu Antraks, Ini Penyebab hingga Cara Pencegahan

Lalu pelaku tiba-tiba sudah ada di hadapan anaknya depan pintu dan berkata "ngapain lo melotot gua". 

"Kemudian anak saya langsung dipukul," kata Kartika menirukan suara anaknya tersebut.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved