Dinkes Jatim Sarankan Warga Manfaatkan Layanan Kesehatan Gratis Ketimbang ke Klinik Ningsih Tinampi

Viralnya video pengobatan Ningsih Tinampi di Pasuruan Jawa Timur, menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi pemerintah.

Dinkes Jatim Sarankan Warga Manfaatkan Layanan Kesehatan Gratis Ketimbang ke Klinik Ningsih Tinampi
Kolase TribunnewsWiki/TribunMadura/CaptureYoutube
Ningsih Tinampi dikunjungi Dinkes 

TRIBUNNEWS.COM - Viralnya video pengobatan Ningsih Tinampi di Pasuruan Jawa Timur, menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi pemerintah.

Pemerintah khawatir warga penasaran dan kemudian ingin mencoba berobat ke sana.

"Kami khawatir nanti malah masyarakat penasaran dan mencoba berobat ke sana, padahal berobat ke Ningsih Tinampi tidak murah," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Herlin Ferliana, saat dikonfirmasi, Sabtu (8/2/2020).

Harga berobat ke Ningsih Tinampi menurut informasi yang diterimanya beragam, dari Rp 300.000, hingga Rp 10 juta.

Baca: Ribut Soal Poligami: Bunuh Istri Tua, Suami Bikin Sandiwara untuk Tutupi Kejahatannya

Baca: Histeris di Pemakaman Zefania Carina, Karen Pooroe: Mana Anakku, Sudah Tidak Terlihat Lagi!

"Lebih baik memanfaatkan layanan kesehatan yang gratis. Uangnya dipakai pendukung pengobatan," terang dia.

Herlin sendiri menyebut, pengobatan Ningsih Tinampi di Desa Karang Jati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, itu bukan pelayanan kesehatan.

Menurutnya, ada 2 bentuk pelayanan kesehatan dalam dunia pengobatan.

Pertama pengobatan konvensional, dengan pengobatan dan tindakan yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Halaman
12
Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved