Mertua Sekkab Lamongan Dihabisi Pembunuh Bayaran, Ini Pengakuan Sang Otak yang juga Anak Tiri Korban

Keduanya ditangkap polisi di rumahnya masing-masing pada Senin (10/2/2020) tanpa perlawanan setelah sembunyi selama 37 hari lamanya.

Hanif Manshuri/Surya
Sunarto dan Imam, tersangka pembunuhan berencana dan Pornomo tersangka penadah HP milik korban, Selasa (11/2/202) 

TRIBUNNEWS.COM, LAMONGAN - Kronologi lengkap pembunuhan mertua Sekkab Lamongan, Rowaini (68) diungkap oleh kedua pelaku, Sunarto (44) dan Imam kepada SURYA.co.id.

Sunarto yang menjadi anak tiri korban, Rowaini merupakan otak pembunuhan dibantu Imam sebagai eksekutornya.

Keduanya ditangkap polisi di rumahnya masing-masing pada Senin (10/2/2020) tanpa perlawanan setelah sembunyi selama 37 hari lamanya.

Saat digiring polisi di Mapolres Lamongan, mereka menceritakan motif dan kronologi pembunuhan terhadap Rowaini, mantan istri ayah Sunarto yang bernama Supangkat.

Supangkat pernah hidup bersama Rowaini selama 11 tahun. Supangkat juga pengusaha material bangunan terbesar di Karanggeneng, Lamongan.

Baca: Wanita Ini Ditembak Mati Saat Berhubungan Badan Bertiga, Lalu Sang Suami Tewas Bunuh Diri, Tragis!

Baca: Suami Bunuh Istri di Lampung: Bikin Skenario Pembegalan, Kesal Sering Dimarahi

Lantas, seperti apa kronologi lengkapnya pembunuhan sadis tersebut?

Berikut pengakuan dari kedua tersangka.

Untuk menghabisi nyawa perempuan tua itu, Sunarto tidak menjalankan aksinya sendirian.

Dia menyewa pembunuh bayaran bernama Imam.

Sunarto mengaku, pembunuhan tersebut dilatarbelakangi dendam pribadi.

Halaman
1234
Berita Populer
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved