Breaking News:

Warga di Tembagapura Sempat Ditodong Senjata, KKB Paksa Menyerahkan Makanan

Kelompok kriminal bersenjata ( KKB) di Distrik Tembagapura, Mimika, Papua, kembali berulah. Warga di daerah tersebut juga tak luput menjadi sasaran te

Kompas.com/Dok Istimewa
Warga pegunungan sekitar areal Freeport saat mengungsi ke Polsek Tembagapura. 

TRIBUNNEWS.COM - Kelompok kriminal bersenjata ( KKB) di Distrik Tembagapura, Mimika, Papua, kembali berulah.

Tak hanya menyerang aparat keamanan, warga di daerah tersebut juga tak luput menjadi sasaran teror.

Karena itu, ratusan warga di daerah tersebut akhirnya memilih untuk mengungsi ke Timika, mencari tempat yang lebih aman.

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengatakan, hingga saat ini tercatat sudah ada 900 warga kampung yang berada di Distrik Tembagapura yang mengungsi.

Alasannya, karena warga merasa terancam keselamatannya akibat teror yang dilakukan KKB saat ini.

"Karena KKB sempat meminta makanan dengan paksaan dan menodongkan senjata," kata Paulus seperti rilis yang diterima, Sabtu (7/3/2020).

Menurut Paulus, ratusan warga yang saat ini telah mengungsi tersebut berasal dari empat kampung, yakni Kampung Longsoran, Batu Besar, Kimbeli, dan Kampung Wa Banti.

Baca: Banyak Mengandung Rempah, Benarkah Nasi Padang Bisa Cegah Virus Corona? Begini Penjelasan Ahli Gizi

Baca: Balita Dibunuh Remaja 16 Tahun, Begini Curhat Pilu Ibu Korban, Merasa Sang Putri Masih Ada

Sementara untuk memastikan keamanan, Waterpauw bersama dengan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen Herman Asaribab terjun ke lokasi untuk meninjau situasi di Mimika.

Aparat keamanan, lanjut dia, siap melakukan pengamanan dan melumpuhkan KKB yang melakukan teror di daerah tersebut.

Diberitakan sebelumnya, warga di wilayah Tembagapura, meminta untuk dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Pasalnya, KKB dari berbagai wilayah diketahui sudah berada di lokasi sekitar Tembagapura.

Karena kondisinya dinilai sudah tidak aman, warga di lokasi tersebut mulai kesulitan mencari sembako dan akses layanan kesehatan.

Selain itu, warga juga mengalami trauma. Sebab, pada November 2017 KKB sempat masuk ke kampung mereka hingga menyebabkan akses keluar masuk kampung menjadi terputus.

"Warga ketakutan karena kehadiran KKSB dari luar Timika masuk ke perkampungan mereka," kata Dandim 1710/ Mimika Letkol Pio L Nainggolan.

Penulis : Kontributor Jayapura, Dhias Suwandi 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Teror KKB di Tembagapura, Warga Sempat Ditodong Senjata dan Dipaksa Menyerahkan Makanan", .

Berita Populer
Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved