Minggu, 31 Agustus 2025

Virus Corona

Ganjar Pranowo Sebut 60 Ribu Lebih 'Pemudik Dini' Telah Masuk Jawa Tengah, Terbanyak di Wonogiri

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo mengungkapkan hingga Kamis (26/3/2020) terdapat lebih dari 60 ribu pemudik yang masuk ke Jawa Tengah.

Penulis: Isnaya Helmi Rahma
Hermawan Handaka/Tribun Jateng
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo didampingi Wakil Gubernur dan Kepala Dinas Kesehatan, Yulianto Prabowo (kiri) mengumumkan satu pasien baru positif corona di Kota Semarang dan satu PDP meninggal di Moewardi. Pasien yang meninggal belum diketahui hasil pemeriksaannya apakah negatif atau positif, Kamis (19/03/20). (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

TRIBUNNEWS.COM – Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo mengungkapkan hingga Kamis (26/3/2020) terdapat lebih dari 60 ribu pemudik yang masuk ke Jawa Tengah.

Berdasarkan data yang ia terima, pemudik terbanyak terdapat di kota Wonogiri.

Hal ini disampaikan Ganjar di program Kompas Petang yang dikutip dari siaran langsung Kompas Tv, Jumat (27/3/2020).

“Data saya sampai dengan kemarin sudah ada 66.871 penumpang ke Jateng,” ujar Ganjar.  

“Dan itu memang terbanyak ada di Wonogiri,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Ganjar menyebut data ini ia peroleh dari pihaknya yang telah melakukan pengecekan di lapangan.

Gubernur Jateng ini mengaku telah melakukan antisipasi dalam menghadapi para pemudik yang berasal dari luar kota.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo (Kompas tv)

“Kejadian ini bukan terjadi sekarang, melainkan beberapa hari yang lalu dan kami sudah mengantisipasi dari awal, karena waktu itu tiba-tiba terminal menjadi ramai,” kata Ganjar.

“Maka langsung Forkopimda di tingkat kabupaten turun tangan dan sudah melakukan pengecekan,” imbuhnya.

“Mereka membawa thermal gun dan diperiksa satu persatu, dicatat nama dan nomor teleponnya kelak kalau terjadi apa-apa kita bisa meresponnya,” jelas Ganjar.

Hal senada juga diungkapkan oleh Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng, Kombes Pol Subandriya.

"Setelah ada data, mereka juga akan dipantau oleh Bhabinkamtibmas serta Babinsa," jelasnya yang dikutip dari Kompas.com.

Baca: Pandemi Covid-19, Kowantara: Omzet Warteg Turun 50 Persen

Tak hanya itu, untuk mencegah penularan Covid-19 ini, Subandriya menuturkan penumpang yang turun di setiap terminal di wilayah Jateng akan disemprot disinfektan.

Mereka juga wajib mencuci tangan dan menjalani senam untuk meningkatkan imunitas.

"Kita bekerja sama dengan Kesehatan, Kepala Terminal, Perhubungan, dan BPBD, agar para pendatang atau pemudik yang pulang kampung steril serta terbebas dari virus tersebut," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan