Breaking News:

Virus Corona

Cerita Pekerja Hotel yang Terdampak Virus Corona, Harap-harap Cemas Tak Digaji dan Diputus Kontrak

Perempuan berhijab ini menceritakan, teman-temannya bahkan sejak seminggu lalu diputus kontrak oleh pengelola hotel

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
ILUSTRASI HOTEL - Lampu kamar menyala membentuk lambang hati di Hotel Grand Hyatt Jakarta, Jumat (17/4/2020). Aksi itu dilakukan sebagai bentuk ungkapan cinta terhadap para tenaga medis yang berjuang di garis terdepan dalam penangan covid-19 di Indonesia. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAWA BARAT - Sudah memasuki hari ke-19, Nina (30) tidak masuk kerja.

Hotel tempatnya bekerja ditutup sementara sejak awal bulan sesuai anjuran pemprov DKI Jakarta untuk menekan penyebaran virus corona atau Covid-19.

Baca: Pesan Merry Riana, Tidak Keluar Rumah saat PSBB Bukan Berarti Terputus dari Dunia Luar

Pagi ini, ia mengawali hari memasak makanan untuk anak semata wayangnya.

"Agak takut juga bulan ini (April) enggak digaji, kan dirumahkan. Bulan lalu masih digaji full, masih pergi kantor," ujar Nina di kediamannya, Senin (19/4/2020).

Perempuan berhijab ini menceritakan, teman-temannya bahkan sejak seminggu lalu diputus kontrak oleh pengelola hotel.

"Teman-teman lima orang sudah diputus kontrak, rata-rata karyawan yang didesk frontliner," katanya lagi.

Nina menuturkan, hanya bisa pasrah dengan keadaan yang tidak pasti ini.

Satu yang dapat ia syukuri dengan keadaan ini, adalah Nina dapat mengurus anak semata wayangnya yang berusia 3 tahun.

Halaman
12
Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved