Breaking News:

Sogok Korban Pencabulan di Kandang Ayam Rp 1 M, Nur Hudi Bakal Dipanggil BK: Demi Allah Niatnya Baik

Kasus pencabulan siswi SMP di Gresik ikut menyeret nama anggota DPRD Gresik yang mengajak damai korban MD.

Surya.co.id/Istimewa
IS, ibu korban (kiri) bersama C, kakak korban (tengah) dan kuasa hukum Abdullah Syafii (kanan) di Mapolres Gresik di sela-sela pemeriksaan, Senin (4/5/2020) kemarin. Lokasi kandang ayam yang menjadi tempat rudapaksa SG (50) kepada MD (16). 

TRIBUNNEWS.COM – Kasus pencabulan siswi SMP di Gresik yang ikut menyeret nama anggota DPRD Gresik yang mengajak damai korban MD dan tersangka Sugianto, Nur Hudi Didin Arianto dengan janji uang sogok Rp 1 miliar memasuki babak baru.

Nur Hudi Didin Arianto sedang menunggu nasib sebagai anggota DPRD Gresik, Ia akan segera dipanggil badan kehormatan (BK) DPRD Gresik.

Saat ini sedang menunggu kelengkapan berkas aduan oleh pelapor.

Ketua BK DPRD Gresik, Faqih Usman mengatakan, bahwa pihaknya sudah menerima dua aduan terkait keterlibatan Nur Hudi dalam kasus pencabulan yang berinisiatif mendamaikan tersangka maupun korban yang masih duduk di bangku kelas VIII SMP itu.

“Nah ini masih kita minta untuk memverifikasi kelengkapan administrasi pelaporan sebagaimana diatur dalam Peraturan DPRD tentang tata cara beracara. Jika belum lengkap nanti kita minta pelapor untuk melengkapi, baru setelah lengkap BK bisa menindaklanjuti pengaduan tersebut dengan melakukan serangkaian persidangan dengan menghadirkan pelapor, terlapor, saksi kedua belah pihak, dan saksi ahli,” terangnya, Kamis (21/5/2020).

Kapan Nur Hudi dipanggil? pihaknya belum bisa memastikan kapan.

Baca: Polisi Ungkap Kronologi Lengkap Eksploitasi ABK Indonesia oleh Kapal China di Video Viral

Baca: Toko Viral Berikan Baju Lebaran Gratis bagi Warga Miskin di Jember, Bebas Pilih Berbagai Ukuran

Anggota DPRD Gresik, Nur Hudi Didin Ariyanto. Kasus pencabulan siswi SMP di Gresik yang ikut menyeret anggota DPRD Nur Hudi Didin Arianto dengan janji uang sogok Rp 1 miliar memasuki babak baru
Anggota DPRD Gresik, Nur Hudi Didin Ariyanto. Kasus pencabulan siswi SMP di Gresik yang ikut menyeret anggota DPRD Nur Hudi Didin Arianto dengan janji uang sogok Rp 1 miliar memasuki babak baru (Willy Abraham/Surya)

“Surat aduannya memang belum lengkap akan sampaikan ke pelapor untuk dilengkapi, pelapor punya waktu paling 14 hari untuk melengkapi dan menyampaikan ke DPRD,” kata dia.

Baik pelapor, terlapor, saksi kedua belah pihak maupun saksi ahli akan dipertemukan dalam satu forum persidangan.

“Tujuannya mengetahui sejauh mana keterlibatan Nur Hudi. Apakah berniat intervensi atau membantu ? poin utamanya tidak jauh-jauh dari itu. jika ada fakta lain tergantung jalannya forum,” paparnya.

Sebelumnya, Nur Hudi mengaku menghormati langkah yang ditempuh oleh keluarga korban.

Halaman
12
Editor: Miftah
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved