Jumat, 8 Mei 2026

Bermain Sepeda, Bocah 10 Tahun Ini Tersesat 33 Km dari Rumah, Menangis Saat Bertemu Polisi

Bocah perempuan tersebut tersesat saat ia keasyikan gowes mengikuti jalanan besar Tawangsari-Sukoharjo-Solo Baru.

Tayang:
TribunSolo.com/Polresta Solo
Emmy Jawiananta Framezti (10) warga Dukuh Jetis, Desa Karakan, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo yang tersesat karena gowes sendirian di Kota Solo, Selasa (23/6/2020). 

Pun bila menyukai trek gunung, dapat memilih sepeda jenis downhill hingga mountain bike (MTB).

"Sebagai pemula, kita harus tahu, seleranya di mana? Ada trek datar atau road bike. Saya suka speed, saya pakai road bike."

"Atau saya suka downhill, tentu saya akan memilih spesifikasi sepeda yang sesuai dengan keinginan saya," kata dia.

4. Pinjam milik teman

Cara lain yang bisa dipraktikkan sebelum membeli sepeda adalah cobalah sepeda milik teman.

Dengan mencoba sepeda terlebih dahulu, setidaknya goweser pemula akan tahu apa ukuran sepeda yang cocok untuknya.

"Sepeda siapa yang cocok dan sesuai dengan postur tubuh kita, setidaknya bisa jadi rujukan sebelum membeli sepeda," ujar Purwanto.

Oleh karenanya di komunitas Markipit, Purwanto mempersilakan bila ada orang lain yang ingin mencoba sepeda milik anggota Markipit.

"Mana yang paling cocok dan sesuai dengan postur tubuh, kemudian kita baru memutuskan untuk membeli, tentu disesuaikan dengan selera dan bentuk," kata dia.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul: https://jakarta.tribunnews.com/2020/06/24/kisah-bocah-10-tahun-tersesat-33-km-saat-bersepeda-sendirian-isak-tangis-pecah-ketemu-polisi?page=all

Sumber: TribunJakarta
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved