Breaking News:

Pasutri Jual Daging Babi Hutan Oplosan 6 Tahun, Dijual di Tasikmalaya, Cianjur, hingga Bandung

Pasangan suami istri (pasutri) berinisial T (45) dan R (24) kedapatan menjual daging sapi yang dicampur dengan daging babi hutang atau celeng.

KOMPAS.COM/AGIE PERMADI
Petugas tengah menyimpan daging celeng di lemari pendingin yang disimpan di Mapolresta Bandung, Selasa (30/6/2020). Daging celeng itu merupakan barang bukti penjualan daging celeng oplosan. yang terjadi di beberapa daerah di Jabar. 

TRIBUNNEWS.COM - Pasangan suami istri (pasutri) berinisial T (45) dan R (24) kedapatan menjual daging sapi yang dicampur dengan daging babi hutang atau celeng.

Keduanya pun ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi, Jumat (26/6/2020) sekitar pukul 20.30 WIB.

Hal ini diunkapkan oleh Kapolresta Cimahi, AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki.

Dijelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat terkait adanya penjualan daging celeng di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Polisi kemudian menelusuri informasi tersebut sampai akhirnya berhasil menangkap T dan R di kediamannya di Padalarang.

Kepada polisi, pasutri ini mengaku menjual daging babi yang didaptkan mereka dari peburu babi, sejak tahun 2014 sampai sekarang.

Baca: Menyerahkan Diri, Ayamo Paman John Kei Ungkap Sempat Didatangi Nus Kei pada 2017

Baca: Mahasiswa hingga Dosen Uniba Solo Demo, Rektor Pramono Hadi Lepas Baju: Saya Menyatakan Mundur

"Dapatnya dari hutan, dari pemburu, ada di daerah Padalarang juga," ujar Yoris.

Selama itu pula lah, pasutri tersebut memiliki empat pelanggan tetap yang tersebar di beberapa daerah di Jawa Barat.

Mereka kerap memesan daging celeng itu dengan jumlah beragam setiap bulannya.

"Mereka mengaku selama ini telah memasarkan (daging celeng) ke berbagai daerah di antaranya, Tasikmalaya, Purwakarta, Cianjur dan Bandung," ucap Yoris.

Halaman
12
Editor: Ifa Nabila
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved