Breaking News:

Tak Terima Laporan Ditolak Kasat Reskrim, Anak yang Ingin Penjarakan Ibu Kandung Lapor Polda NTB

Seorang anak yang ingin penjarakan ibunya berencana lapor ke Polda NTB. Hal itu setelah laporannya ditolak oleh Kasat Reskrim Polsek Lombok Tengah.

Youtube.com/LWS JOB
Video Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah AKP Priyo Suhartono SIK, turut menjadi sorotan lantaran menolak laporan seorang anak yang ingin memenjarakan ibunya. 

TRIBUNNEWS.COM - Buntut perseturuan anak berinisial M (40) yang ingin memenjarakan ibu kandungnya, K (60) di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) masih terus berlanjut.

Setelah laporannya ditolak di Polsek Lombok Tengah, M berencana melaporkan ibunya ke Polda NTB.

Hal tersebut diutarakan oleh Kasat Reskrim Polsek Lombok Tengah, AKP Priyo Suhartono SIK.

"Pelaku belum datang lagi, infonya pelaku mau melapor ke Polda."

"Saya bilang itu hak pelapor mau melapor dimana saja silakan," ujar Priyo kepada Tribunnews, Senin (29/6/2020).

Sosok Priyo sempat menjadi perbincangan warganet kala dirinya dengan tegas menolak laporan M.

Video Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah AKP Priyo Suhartono SIK, turut menjadi sorotan lantaran menolak laporan seorang anak yang ingin memenjarakan ibunya.
Video Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah AKP Priyo Suhartono SIK, turut menjadi sorotan lantaran menolak laporan seorang anak yang ingin memenjarakan ibunya. (Youtube.com/LWS JOB)

Baca: Duduk Perkara Seorang Anak Tega Laporkan Ibu Kandung Ke Polisi, Rupanya Gara-gara Warisan Motor

Lantas apa yang melatarbelakangi sosok Priyo menolak laporan anak tersebut?

Priyo mengaku tidak tega melihat seorang ibu yang sudah lanjut usia harus berurusan dengan polisi.

Terlebih hanya karena sang anak keberatan bila motor milik ibunya dipakai bersama oleh saudaranya.

M bahkan pun menuding sang ibu menggelapkan sepeda motor tersebut.

Halaman
123
Berita Populer
Penulis: Inza Maliana
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved