Kamis, 7 Mei 2026

Wakapolres Karanganyar Diserang

Wanita yang Diamankan Densus 88 di Semarang Buka Usaha Pengobatan Herbal, Tapi Tak Pernah Lapor RT

Agus mengatakan ketika menerima tamunya yang didominasi laki-laki, IS tidak pernah melapor ke pihak RT.

Tayang:
Editor: Dewi Agustina
Tribun Jateng/Iwan Arifianto
Suasana rumah tempat tinggal IS (47) terduga teroris di Semarang, Minggu (5/7/2020) malam. 

Warga lalu mengusulkan agar rumah dirobohkan untuk fasilitas umum saja.

Baca: Polisi Pastikan Pelaku Penyerangan Mako Polres OKI Bukan Bagian Jaringan Teroris

Baca: Komnas HAM Minta Presiden Tarik Rancangan Perpres Pelibatan TNI untuk Tangani Teroris

Apalagi saat itu wilayah Kelurahan Purwosari, Kecamatan Semarang Utara sempat direndam banjir rob.

"Tetapi kakak IS yang di Kalimantan sebagai pemilik rumah lalu merenovasinya lima tahun lalu," katanya.

Agus menuturkan, IS memiliki dua adik perempuan.

"Jumlah saudaranya saya tidak tahu pasti, yang jelas dia lebih dari tiga bersaudara," paparnya.

Pengamatan Tribunjateng.com di lokasi rumah tempat tinggal IS, pada malam hari kondisi lampu rumah tersebut menyala terang baik di ruang depan dan tengah.

Pintu rumah berwarna cokelat tua terdapat tanda nomor rumah.

Rumput di halaman rumah tersebut sudah rimbun tanda sudah lama tidak dibersihkan.

Kawasan di perumahan tersebut padat penduduk. Tampak lalu lalang warga melintas baik berjalan kaki maupun naik motor.

Ketika Tribunjateng konfirmasi ke beberapa tetangga di kawasan itu, mayoritas tidak mengetahui penangkapan IS oleh Densus 88.

Mereka juga kompak menilai IS sebagai orang tertutup yang tidak pernah berbaur dengan warga.

Buka Pijat

Penangkapan IS (47) oleh Densus 88 Polri membuat tetangga kaget.

Apalagi ditangkapnya IS menyangkut soal terorisme.

Teman semasa kecil IS yang enggan disebutkan namanya menuturkan, semasa kecil IS dikenal sebagai anak yang ceria.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved