Breaking News:

Idul Adha 2020

Dua Kasus Cacing Hati Hewan Kurban Sapi Ditemukan di Kendal

Kedua hati sapi yang mengandung cacing hati tersebut ditemukan pada hewan kurban milik warga di Kelurahan Pegulon dan Langgenharjo, Kendal.

WARTA KOTA/Warta Kota/henry lopulalan
DAGING KURBAN - Panitia kurban sedang melaksanakan pemotongan hewan kurban di rumah pemotongan hewan (RPH) di Mesjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2020). Panitia Kurban Masjid Istiqlal secara tertutup memotong 20 sapi dan 15 ekor kambing. Pembagian tidak secara langsung. Warta Kota/henry lopulalan 

TRIBUNNEWS.COM, KENDAL - Selama 3 hari perayaan Idul Adha 2020, petugas Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Kendal menemukan 2 kasus cacing hati pada dua hewan kurban sapi.

Kedua hati sapi yang mengandung cacing hati tersebut ditemukan pada hewan kurban milik warga di Kelurahan Pegulon dan Langgenharjo, Kecamatan Kota Kendal.

Dokter Hewan pada DPP Kendal, Yusuf, mengatakan dari temuan tersebut pihaknya telah menginstruksikan panitia kurban untuk membuang atau mengubur hati sapi yang mengandung cacing.

Pihaknya juga meminta agar hati sapi itu tidak ikut dicampurkan dengan anggota hewan lainnya, terlebih agar tidak dibagikan kepada masyarakat.

"Dilihat kondisi tubuh hewan kurban sapi ini mungkin gemuk, tapi setelah dilakukan pemotongan dan kita periksa hatinya, ada beberapa yang terdapat cacing hati. Kalau kerusakanya sedikit itu bisa dipotong dibuang yang rusak saja. Tapi jika kerusakannya banyak harus dibuang semuanya. Karena itu berbahaya kalau dikonsumsi," jelasnya di Kendal, Minggu (2/8/2020).

Baca: Niat Cari Cacing di Sungai, Warga Blitar Malah Tak Sengaja Injak Granat Nanas dan 56 Peluru Tajam

Menurut Yusuf, pemeriksanaan posmortem hewan kurban pasca pemotongan tersebut dilakukan oleh petugas untuk memantau dan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat saat mengonsumsi daging hewan kurban.

Terlebih agar daging maupun bagian tubuh hewan kurban yang dikonsumsi sehat tanpa mengandung sumber penyakit.

"Selain itu, ada beberapa tempat pemotongan hewan kurban yang sudah menerapkan protokol kesehatan. Ada yang sudah pakai masker tetapi lupa tidak jaga jarak. Kita juga imbau mereka supaya terhindar dari paparan virus corona di masa pandemi ini," katanya.

Anak Bupati Gunakan Tabungan untuk Berkurban

Sementara itu, perayaan kurban Idul Adha 2020 nampaknya dijadikan momen untuk saling berbagi dan membantu sesama. Khususnya saat masyarakat mengalami situasi sulitnya ekonomi akibat pandemi covid-19.

Halaman
123
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved