Breaking News:

Youtuber Prank Bagi Daging Isi Sampah

Edo Putra, Youtuber Pembuat Konten Prank Sampah Ditangkap Polisi

Kembali konten prank sampah di Youtube bikin heboh. Kali ini si youtuber memberi seseorang berupa bungkusan daging kurban yang ternyata berisi sampah.

Tangkap layar kanal YouTube Edo putra Official
Seorang YouTuber asal Palembang, Edo Putra menggegerkan dunia maya setelah melakukan prank bagi daging kurban yang ternyata berisi sampah. 

TRIBUNNEWS.COM - Kembali konten prank sampah di Youtube bikin heboh. Kali ini si youtuber memberi seseorang berupa bungkusan daging kurban yang ternyata berisi sampah.

Karena ulahnya, youTuber asal Palembang, Sumatera Selatan, bernama Edo Putra ditangkap polisi.

Edo ditangkap Satreskrim Polrestabes Palembang setelah video prank tersebut viral di-chanel Youtube miliknya bernama Edo Putra Official.

"Sudah diamankan," kata Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setiyadji melalui pesan singkat, Minggu (2/8/2020).

Baca: YouTuber Edo Putra Prank Bagi Daging Ternyata Isi Sampah, Berakhir Minta Maaf dan Beri Rp 500 Ribu

Baca: ABG 15 Tahun Jadi Korban Pelecehan Waria, Celananya Dipeloroti, Setelah Itu HP-nya Dibawa Kabur

Baca: Petaka Selfie di Tepi Sungai, Kakak Beradik Hanyut Diterjang Gelombang Pasang Sungai Batang Anai

Namun, Anom belum bisa menjelaskan lebih detail terkait lokasi penangkapan serta motif dari pelaku karena saat ini Edo masih diperiksa.

Prank sampah YouTuber Edo Putra memberi bungkusan daging kurban yang ternyata berisi sampah, ditayangkan di YouTube Edo putra Official, Kamis (30/7/2020).
Prank sampah YouTuber Edo Putra memberi bungkusan daging kurban yang ternyata berisi sampah, ditayangkan di YouTube Edo putra Official, Kamis (30/7/2020). (YouTube Edo putra Official)

"Besok baru akan disampaikan (rilis) lengkap semuanya," ujar Anom.

Untuk diketahui, Edo membuat prank di-chanel YouTubenya berjudul "PRANK BAGI BAGI DAGING KE EMAK-EMAK ISINYA SAMPAH".

Dalam video berdurasi 11 menit 56 detik tersebut, Edo membagikan kantong plastik yang disebut adalah daging kepada dua ibu-ibu.

Baca: Risma Klaim Surabaya Zona Hijau, Simak Fakta yang Mendukung Pernyataannya Itu

Halaman
12
Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved