Minggu, 31 Agustus 2025

Idul Adha 2020

Kerbau Mengamuk dan Seruduk 2 Panitia Kurban Hingga Terluka Saat Hendak Disembelih di Pelalawan

Dua orang panitia kurban di Kabupaten Pelalawan, Riau, terluka setelah diserang seekor kerbau yang hendak disembelih

Editor: Adi Suhendi
Istimewa/ tribunpekanbaru.com
Seekor ternak kerbau mengamuk saat akan di sembelih di Kelurahan Pelalawan Kecamatan Pelalawan Kabupaten Pelalawan pada Sabtu (1/8/2020) lalu. Melukai dua orang panitia kurban. (Ist) 

Menurut Ketua Panitia kurban Kelurahan Pelalawan, Eri Azwan yang dikonfirmasi tribunpekanbaru.com, membenarkan kejadian itu berlangsung di tempatnya.

Baca: Seekor Sapi Mengamuk Hingga Nyemplung ke Sungai di Perumahan Kawasan Depok

Insiden itu menjadi kenangan tersendiri bagi masyarakat yang menjadi panitia kurban.

Setelah kejadian, hal itu menjadi cerita lucu sekaligus seru bagi warga sekitar

"Saya sudah belasan tahun jadi panitia kurban, baru sekali ini terjadi ada kerbau mengamuk," kata Eri sambil tertawa.

Seekor ternak kerbau mengamuk saat akan di sembelih 1
Seekor ternak kerbau mengamuk saat akan di sembelih di Kelurahan Pelalawan Kecamatan Pelalawan Kabupaten Pelalawan pada Sabtu (1/8/2020) lalu. Melukai dua orang panitia kurban.

Awalnya, panitia memutuskan untuk menyembelih hewan kurban pada Sabtu (1/8/2020), sehari setelah Idul Adha.

Ada enam ternak yang akan dipotong, empat sapi dan dua kerbau, merupakan sumbangan dari masyarakat.

Panitia pertama kali menyembelih seekor kerbau dan berhasil hingga ternak itu siap untuk dipotong-potong.

Kemudian masuk ke ternak kedua yang juga kerbau yang berukuran sedang dengan umur dua tahun lebih.

Tali pengikat bagian kaki kiri dan hidung sudah terpasang. Kemudian tali diikatkan kebagian kaki lainnnya oleh panitia.

Entah ikatan kurang erat atau tenaga kerbau terlalu kuat, tali tersebut putus dan tinggal tali pengikat hidung ke kaki.

Sang kerbau bangkit dan berdiri seiring puluhan panitia serta warga yang menonton bubar.

Suasana mendadak tegang dan mulai chaos saat kerbau berupaya mengejar warga dan berhasil menyeruduk dua orang.

Baca: Sapi yang Mengamuk Hingga Obrak-abrik Rumah Makan Akhirnya Luluh di Tangan Pawang Supriyanto

Orangtua dan anak-anak diminta menjauh dari "arena" penyembelihan dan warga yang berusia muda turun tangan menenangkannya.

"Kita sempat menghubungi pihak puskesmas untuk menyiapkan obat bius jika kondisinya semakin parah. Untuk tali di hidungnya masih terikat, kalau tidak mungkin korban lebih banyak lagi," kata Eri.

Selama 10 menit mengamuk, panitia akhirnya berhasil mengikatkan seutas tali pada leher kerbau mengamuk itu, ditambah dengan bacaan doa dan takbir dari warga.

Halaman
123
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan