Breaking News:

Tersangka Kasus Narkoba Meninggal, Jenazahnya Dilakban, Ini Penjelasan Kapolres Balerang

Sebelumnya, Hendri ditangkap oleh jajaran Polres Barelang, Batam, Kepulauan Riau, karena kedapatan menyimpan 1,41 gram natkotika jenis sabu-sabu.

NST
ilustrasi jenazah 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang tersangka narkoba bernama Hendri Alfred, meninggal dunia, Sabtu (8/8/2020).

Sebelum meninggal, warga Kecamatan Belakang Padang, Batam, itu sempat mengeluhkan sesak dada. Ia memang memiliki penyakit asma.

Sebelumnya, Hendri ditangkap oleh jajaran Polres Barelang, Batam, Kepulauan Riau, karena kedapatan menyimpan 1,41 gram narkotika jenis sabu-sabu

Kapolres Barelang, Kombes Purwadi Wahyu Anggoro menjelaskan, hendri ditangkap 6 Agustus 2020 bersama tiga orang lainya yaitu Sm, In dan Am.

Baca: Oknum Polisi dan Kepala Kampung di Lampung Terlibat Peredaran 1 Kilogram Sabu Jadi Tersangka

Polisi mendapat keterangan dari Im, bahwa Hendri masih menyimpan 106 kg sabu. Akhirnya dilakukan pengembangan.

Hendri pun dibawa untuk menunjukan sisa barang haram yang masih disimpannya itu.

ilustrasi penjara
ilustrasi penjara (shutterstock)

Namun dari hasil pengembangan, Hendri belum menunjukkan sabu-sabu yang disimpannya di rumah kosong, yang ada di Belakang Padang, Kota Batam.

Baca: Pembantu Cabuli Bayi 8 Bulan Secara Live, Ditonton Suami Lewat Video Call, Akui Konsumsi Sabu

“8 Agustus 2020 pukul 04.30 WIB, Hendri mengeluh dadanya sesak dan memiliki riwayat asma. Dia meminta untuk dibelikan obat asma (spray),” kata Purwadi dalam keterangan tertulisnya Kamis (13/8/2020).

Setelah dibelikan obat, Hendri kemudian tidur di sofa ruang penyidikan.

Baca: Kabar Terkini Kasus Narkoba Tio Pakusadewo, Segera Diserahkan Penyidik ke Kejaksaan

Halaman
123
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved