Nenek 70 Tahun Ditipu, Dagangan & Dompet Diambil, Hanya Bisa Bengong 1 Jam hingga Pulang Jalan Kaki
Nasib pilu dialami Mbah Khotim (70), warga Jangli Telawah IV RT 3 RW 9 Kelurahan Jatingaleh, Kecamatan Candisari yang mengalami penipuan.
Editor:
Miftah
Di siang terik panas, kaki tua Mbah Khot melangkah tertatih-tatih.
"Badan saya lemes, bingung cari uang setoran barang dagangannya dari mana," terangnya.
Dari kejadian itu, Mbah Khotim kehilangan uang hasil jualan selama beberapa hari sejumlah Rp 400 ribu.
Belum lagi puluhan barang dagangannya yang dibawa wanita itu berupa berupa arem-arem, donat, tahu bakso, intip dan sate telur seharga Rp 50 ribu.
"Ciri-ciri wanita itu berbadan gemuk, kaos putih, pakai celana jeans ada sobekan di lututnya. Umur masih lumayan muda."
"Wanita itu naik sepeda motor matik warna hitam," tutur wanita yang hidup tanpa suami dan anak ini.
Diterangkan Mbah Khotim, tidak dapat berbuat banyak setelah menjadi korban penipuan.
Ia telah mengikhlaskan uang dan barang dagangannya.
"Ya iklhaskan saja, mau apa lagi, sudah tidak ada," terangnya.
Mbah Khotim sudah berjualan jajanan selama 30 tahun.
Mbah Khotim mulai berjualan dari pukul 07.00 hingga pukul 13.00.
Barang jualan ia ambil dari tetangganya.
Kemudian dijual dengan keliling ke kantor-kantor dan sekolah di wilayah Jatingaleh.
Kepanasan dan kehujanan sudah biasa bagi perempuan tanpa suami dan anak ini.
Akan tetapi peristiwa penipuan baru dua kali dialaminya.