Minggu, 31 Mei 2026

Pembunuhan Sadis di Sukoharjo

Bau Mayat Satu Keluarga Dikira Bau Bangkai Ikan Koi

Peristiwa pembunuhan sadis keluarga Suranto, warga Desa Duwet, Baki, Sukoharjo, masih menimbulkan

Tayang:
Editor: Hendra Gunawan
Agil Tri/Tribun Solo
Rumah keluarga Suranto, korban pembunuhan satu keluarga di Dukuh Slemben RT 01 RW 05, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Sukoharjo pada Minggu (23/8/2020). 

Keluarga Suranto diketahui tewas pada Jumat (21/8/2020) malam.

Saat itu, tetangga mencium bau yang tidak sedap dari rumah keluarga Suranto.

"Saya juga mencium, tapi awalnya saya kira itu bau ikan koi yang mati," kata dia.

Aning mengaku, keluarga Suranto merupakan orang yang baik.

Sebelum Aning memiliki mobil, dia sering meminjam mobil milik Suranto.

"Anak saya ini juga sering di momong oleh anaknya (alm. Suranto) yang besar," jelasnya.

Atas kejadian ini, dia berharap pelaku pembunuh keluarga Suranto dapat diberikan hukuman yang setimpal.

Tidak Seorang Diri

Aksi Henry Taryatmo (41) saat menghabisi keluarga Suranto disebut tidak dilakukan seorang diri.

Menurut pengacara keluarga korban Christiansen Aditya, dapat dimungkinkan pelaku lebih dari satu orang.

"Saya kira ada indikasi kuat mengarah kesitu (pelaku lebih dari satu orang), katanya saat ditemui di Mapolsek Baki, Minggu (23/8/2020).

"Kalau seorang diri akan kesulitan, karena yang dibunuh ada empat orang," imbuhnya.

Ya, demi bisa menguasai harta benda milik korban, pelaku tega membunuh Suranto (43), istrinya Sri Handayani (36), dan kedua anak mereka berinisial RRI (10), serta DAH (6).

Diketahui pelaku melakukan aksinya pada Rabu (19/8/2020) dini hari.

Kendati demikian, pihak keluarga dan pengacara menyerahkan sepenuhnya penyelidikan kasus ini ke pihak kepolisian.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved