Tak Terima Hubungan Cinta Diputus Sepihak, Pemuda Ini Teriak-teriak lalu Cekik Pacarnya di Indekos

Seorang pria berinisial RK (20) nekat menganiaya kekasihnya sendiri, NW (19).

Editor: Nanda Lusiana Saputri
http://www.ladbible.com
Ilustrasi penganiayaan. 3 PRT Indonesia Kabur dari Rumah Majikannya di Malaysia, Diduga Kerap Mendapat Pelecehan hingga Penganiayaan 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pria berinisial RK (20) nekat menganiaya kekasihnya sendiri, NW (19).

RK membawa korban ke sebuah kos lalu teriak-teriak dan mencekik leher NW.

Korban mencoba melarikan diri saat pelaku pergi ke kamar mandi.

Pelaku nekat menganiaya korban lantaran tak terima hubungan cintanya diputuskan sepihak.

Penganiayaan tersebut terjadi kosan pelaku di Jalan Gubernur H A Bastari, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Jakabaring Palembang, Selasa (20/10/2020) sekitar pukul 18.30 WIB.

"Awalnya terlapor mendatangi tempat saya bekerja, saat itu saya juga kebetulan mau pulang ke rumah. Tiba-tiba terlapor datang dan langsung merampas kunci motor saya," ujar NW warga Kecamatan Seberang Ulu I Palembang, Rabu (21/10/2020).

Baca juga: Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya, Dipicu Knalpot Racing

RK saat itu mengambil alih kemudi motor, sedangkan NW diminta membonceng di belakang.

NW kemudian diajak terlapor ke TKP, RK lalu menyuruh korban masuk ke dalam kosannya dan mengunci pintu.

"Terlapor tiba-tiba teriak dan marah-marah tidak mau diputuskan. Kemudian telapor langsung mencekik leher saya dan memukul muka saya," katanya.

Terlapor juga mendorong korban hingga korban terjatuh di kosan itu.

"Saat terlapor pergi ke kamar mandi dan saat itu juga saya mencoba keluar dengan cara berteriak dan meminta tolong tetangga sekitar. Setelah ibu kos datang saya langsung melarikan diri," ungkapnya.

Korban berharap agar telapor dapat bertanggungjawab atas apa yang diperbuatnya.

Baca juga: Seorang Polisi di Riau Babak Belur Dianiaya Pemuda Mabuk di Warung Tuak, Ini Kronologinya

"Saya berharap terlapor dapat bertanggungjawab," tutupnya.

Akibat penganiayaan tersebut korban luka bibir pecah, dan lutut kaki kiri memar lecet.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene membenarkan adanya laporan penganiayaan yang dialami korban.

"Laporan sudah diterima oleh unit piket SPKT kita, selanjutnya laporan polisi ini akan ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim Polrestabes Palembang," tutupnya.

(TribunSumel.com, Pahmi Ramadan)

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Tidak Terima Diputuskan, Pemuda di Palembang Ini Aniaya dan Sekap Pacarnya di Kosan

Sumber: Tribun Sumsel
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved