Rabu, 15 April 2026

Hendak Melerai Adiknya yang Ribut, Pria Ini Malah Babak Belur Dipukul Kayu dan Disabet Parang

Seorang pria babak belur dipukul kayu dan disabet parang saat melerai pertengkaran.

ISTIMEWA
Seorang pria babak belur dipukul kayu dan disabet parang saat melerai pertengkaran. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pria babak belur dipukul kayu dan disabet parang saat melerai pertengkaran.

Penganiayaan itu berawal saat korban hendak melerai adiknya yang ribut dengan teman-temannya.

Namun, korban bernama Amran (43) malah menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan empat orang.

Akibatnya korban mengalami luka lecet di bagian kening, mata kiri lebam memar, dan pergelangan tangan kanan lecet memar.

Kasus pengeroyokan tersebut terjadi di Jalan Silaberanti, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring, Palembang, Rabu (23/12/2020) pukul 08.00 WIB.

Bermula saat adiknya cekcok dengan para pelaku lantaran diduga adiknya melakukan perusakan tanah di TKP.

Baca juga: Video Viral 21 Detik Jambret Tiarap Dikeroyok Warga Malam-malam, Polisi Datang Melerai

Para pelaku yang tidak terima kemudian marah, saat itu Amran dipanggil ibunya untuk melerai dan menanyakan masalah tersebut.

"Saya juga tidak tahu apa masalahnya, namun saat saya mencoba melerai saya langsung dikeroyok empat pelaku," ujar Amran warga Jalan Silaberanti, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring Palembang, Rabu (23/12/2020).

Kemudian para pelaku yang marah langsung memukuli badan korban, ada yang menggunakan kayu hingga mengayukan senjata tajam jenis parang.

"Warga sekitar langsung melerai dan memisahkan kami sehingga saya berhasil lolos dari para pelaku," katanya.

Informasi yang dihimpun pelaku merupakan tetangga korban yang rumahnya tidak berjauhan.

Baca juga: Kronologi Lengkap Dokter Dianiaya Sekuriti: Dibawa ke Rooftop, Kepala Dipukul Pakai Kunci Inggris

Baca juga: Remaja 18 Tahun Nekat Aniaya Tetangga Gara-gara Tak Terima Kakak Perempuannya Sering Diajak Pergi

Selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.

"Saya harap mereka dapat bertanggungjawab, karena akibat pengeroyokan itu saya mengalami luka," tutupnya.

Sementara itu Kasubag Humas Polrestabes Palembang Akp Irene membenarkan adanya laporan pengeroyokan yang dialami korban.

"Laporan korban sudah diterima anggota piket SPKT kita, selanjutnya laporan korban akan ditindak lanjuti Unit Reksrim Polrestabes Palembang," tutupnya.

(TribunSumsel.com, Pahmi Ramadan)

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Pengeroyokan di Silaberanti, Amran Babak Belur, Dipukul Kayu dan Disabet Parang

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved