Kawanan Tawon Ndas Kembali Memakan Korban, Kakek 62 Tahun Disengat dan Berteriak: Ya Allah Ya Allah
Kawanan tawon vespa atau tawon ndas kembali memakan korban. Seorang kakek bernama Tarmin tewas setelah disengat serangga bernama latin Vespa mandarini
Editor:
Endra Kurniawan
Saat disengat, manusia akan merasakan nyeri di tempat sengatan.
Bisa juga mengalami nekrotes atau cedera awal yang mengakibatkan matinya sel-sel jaringan hidup.
Korban juga akan mengalami reaksi anafilaksis.
Anafilaksis adalah suatu reaksi alergi berat yang terjadi secara tiba-tiba dan dapat menyebabkan kematian.
Jika disengat cukup banyak maka korban akan memiliki alergi dengan venomnya (racun) dan bisa fatal.
Biasanya tawon Vespa Affinis ini akan menyerang dan menyengat beramai-ramai.
Akan saat ada individu tawon menyarang maka akan mengeluarkan feromon berbahaya atau alarm Pheromone.
Penanganan
Penanganan harus cepat dilakukan saat disengat tawon ndas.
Jika disengat satu atau dua ekor tawon, bisa ditangani sendiri dengan mengkompres dilokasi yang disengat.
Kompreslah hingga bengkak mereda. Jika masih ada sengatannya, bisa dicabut.
Bisa diberi obat-obatan analgesik dan antihistamin untuk mengurangi rasa nyeri sert mengurangi pembengkakan.
Baca juga: 2 Karyawan di Jepang Tewas Saat Memeriksa Sistem Pemadam Kebakaran yang Tidak Berfungsi
Jika disengat banyak tawon, segera mungkin dibawa ke tim kesahatan untuk memperoleh penangananan lebih lanjut.
Bila korban mengalami edema paru akut atau penumpukan cairan di paru, maka tata laksana edema paru akan diberikan.
Bila mengalami gagal ginjal, maka akan diberi tata laksansa ginjal, seperti hemodialisis.