Kronologi Pembunuhan Bermotif Cinta Segitiga di Bantul Hingga Tanggapan Psikolog UGM
Pembunuhan dilakukan dengan cara menjerat leher korban dari belakang dengan kawat
Editor:
Eko Sutriyanto
“NK kan lebih muda ya? Patut diduga, kasta ekonominya tidak tinggi. Maka, ketika diajak selingkuh sama istri juragan, dia jadi naik pangkat,” kata Prof Koentjoro.
Ketika sudah merasa naik pangkat, tentu NK akan merasa bangga dengan dirinya sendiri dan mimpi bisa memenuhi segala kebutuhannya.
Dapat disimpulkan, NK juga setuju untuk membunuh suami agar bisa menikmati kebahagiaan dunia bersama KI beserta hartanya.
“Kalau istrinya, dia hanya memburu emosi saja. Pun kalau misal KI dan NK itu menikah, tidak akan berlangsung lama,” tandasnya. (Tribunjogja/Ardhike Indah/Christi Mahatma Wardhani)