Kakak Beradik Tewas Tenggelam di Waduk Kedung Ombo
Kakak beradik itu diduga tenggelam setelah bermain perahu yang berada di pinggir lokasi kejadian.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari
TRIBUNNEWS.COM, SRAGEN - Lagi-lagi Waduk Kedung Ombo Boyolali memakan korban jiwa. Setelah seorang pemancing tewas tenggelam beberapa waktu lalu, kini dua kakak beradik mengalami peristiwa serupa.
Abdurrahman (10) dan Zakaria (7) ditemukan tak bernyawa setelah sempat menghilang sejak sore hari.
Kakak beradik asal Dukuh/Desa Pendem, RT 12, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen ini tenggelam di aliran Waduk Kedung Ombo (WKO), Sabtu (5/6/2021) malam.
Warga sekitar, Budi Kotong mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 20.30 WIB.
"Korban tenggelam kakak beradik, ditemukan meninggal sekitar pukul 20.30," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Minggu (6/6/2021).
Diduga, keduanya tenggelam setelah bermain perahu yang berada di pinggir lokasi kejadian.
"Kemungkinan setelah bermain perahu, di pinggirnya ada perahu kecil, karena nggak bisa berenang, akhirnya tenggelam," paparnya.
Setelah ditemukan, korban disemayamkan di Pondok Pesantren Al Islam, pasalnya keduanya tercatat sebagai santri di pondok tersebut.
"Pagi hari ini dimakamkan di rumah duka, sekitar jam 9 akan dimakamkan di dukuh pemakaman dukuh Pendem sini," ujarnyanya.
Pemancing Tewas
Sebelumnya, insiden memancing berujung petaka terjadi di Waduk Kedung Ombo, Desa Gilirejo, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, Minggu (30/5/2021).
Insiden itu menewaskan Siam Setiawan (22), warga Dukuh Banjarejo, RT 3, Desa Tuban, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar.
Kabag Humas Polres Sragen, AKP Suwarso mengatakan korban datang ke lokasi pemancingan sendiri dan berniat untuk memancing.
Baca juga: Pemancing Dilaporkan Tenggelam di Waduk Kedung Ombo, Pencarian Tengah Dilakukan
"Korban datang sekitar pukul 10.00 WIB datang sendirian ke Waduk Kedung Ombo untuk memancing," ungkapnya kepada TribunSolo.com, (30/05/2021).
Suwarso menambahkan tak lama kemudian teman pemancing lainnya melihat korban sedang berenang hingga ke tengah yang kemudian tenggelam.
"Menurut keterangan saksi-saksi yang melihat, korban masuk kedalam air dengan kedalaman kurang lebih 5 meter tanpa menggunakan alat pengaman," terangnya.
Kemudian, orang sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung membantu mencari korban.
Proses evakuasi yang dilakukan dengan peralatan seadanya yang hanya menggunakan jangkar dan jaring.
"Kemudian orang-orang yang datang mencari korban dengan cara menggunakan jangkar dan jaring, sekitar satu jam korban ditemukan tercantol di jangkar," paparnya.
Ditemui terpisah, Kepala Desa Gilirejo, Parjo mengatakan setelah diidentifikasi, kemudian jenazah langsung dibawa ke rumah duka.
"Setelah diidentifikasi dan dicek tidak terdapat luka penganiayaan atau apa, jenazah langsung diserahkan ke pihak keluarga, dan mereka menerima," ujarnya.
Spot Favorit Mancing
Siam Setiawan (22) diketahui sering memancing di bantaran Waduk Kedung Ombo, Desa Gilirejo, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen sebelum ditemukan meninggal dunia karena tenggelam.
Hal itu disampaikan Kepada Desa Gilirejo, Parjo kepada TribunSolo.com.
"Kelihatannya sering memancing di situ, dilihat dari peralatannya memang hobi memancing," katanya, Minggu (30/4/2021).
Parjo menjelaskan, bantaran waduk yang menjadi lokasi kejadian memang menjadi salah satu spot mancing favorit.
Itu karena ikan yang ada di lokasi tersebut melimpah ruah.
"Bantaran sekitar Waduk Kedung Ombo memang sering digunakan untuk memancing, biasanya kalau pagi banyak, ikannya juga banyak," tambahnya.
Terlepas dari itu, Parjo menungkapkan ini bukan kejadian kali pertama.
"Kalau di Kedung Ombo sering terjadi, setiap tahun selalu ada, kebanyakan orang luar, bukan orang sini," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul BREAKING NEWS: Waduk Kedung Ombo Makan Korban Lagi, Kakak Adik Meninggal Tenggelam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/dua-bocah-tewas-tenggelam-di-waduk-kedung-ombo.jpg)