6 FAKTA Bocah 10 Tahun Tewas Digigit Anjing Tetangga, Kronologi hingga Pelaporan ke Polisi
Seorang bocah berumur 10 tahun di Kota Medan tewas setelah digigit anjing tetangga. Korban sempat hilang ingatan sebelum meninggal.
Penulis:
Endra Kurniawan
Editor:
Pravitri Retno W
"Kita bertemu dan diajak ngomong baik-baik tidak terima. Mereka (pemilik anjing) sempat bilang hanya karena Rp 100 ribu kita ribut."
"Mereka bahkan tidak percaya dengan kwitansi perobatan Reza dan meminta waktu untuk memeriksa kebenaran kuitansi tersebut," tutur Lia.
Melihat respons yang sedemikian, Lia lalu menantang agar pemilik anjing untuk pergi bersamanya ke klinik tempat anaknya berobat.
Baca juga: 5 FAKTA Sekda Nias Utara Pesta Narkoba, Ditemani 5 Wanita dan Sempat Bohongi Kapolrestabes Medan
"Tapi mereka bilang tak perlu dan sebut gara-gara Rp 100 ribu saja diributkan. Terus suaminya sempat bilang tidak takut mau dibawa jalur hukum sekalipun."
"Bahkan mau ngadu ke Wali Kota Bobby Nasution sekalipun kami enggak takut," bebernya.
Karena respons dan itikad baik tidak ada, pihak keluarga terpaksa menempuh jalur hukum.
"Jadi saya melaporkan kasus ini ke Polsek Tuntungan dan akhirnya dilimpahkan ke Polrestabes Medan," katanya.
Dalam kasus ini, Lia mengharapkan agar pemilik anjing tersebut dapat diproses hukum.
"Saya berharap, kasus ini dapat dituntaskan. Dan pelaku bisa dijerat hukum. Nyawa anak saya ini sudah melayang," harap Lia.
6. Kata Polisi
Polrestabes Medan telah melakukan penyelidikan terhadap kasus ini.
Saat kini kepolisian masih menunggu hasil autopsi korban.
"Sudah kami tarik penanganannya sejak semalam. Statusnya masih lidik," kata Wakasatreskrim Polrestabes Medan, AKP Rafles Langgak Putra Marpaung.
AKP Rafles menjelaskan, pihaknya sampai saat ini masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium terkait penyebab kematian.
(Tribunnews.com/Endra Kurniawan)(Tribun-Medan.com/Fredy Santoso/Muhammad Fadli Taradifa/Goklas Wisely)