Breaking News:

Kasus Anjing Rabies Tewaskan Bocah di Medan Berbuntut, Polisi Bisa Kenakan Pasal Pidana ke Pemilik

AKP Rafles Langgak Putra Marpaung mengatakan pemilik anjing yang menewaskan Muhammad Reza Aulia bisa dijerat pasal pidana.

Tribun Medan
Almarhum Muhammad Reza Aulia (berkaos merah). 

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Kabar terbaru kasus meninggalnya bocah Muhammad Reza Aulia, 1 tahun, akbiat digigit anjung rabies milik tetangganya yang menggemparkan warga Kota Medan terus berbuntut. 

Polisi kini turun tangan menyelidiki kasus tersebut dan jika polisi menemukan kelalaian dari sang pemilik anjing, maka yang bersangkutan bisa dikenakan pasal pidana.

Wakasat Reskrim Polrestabes Medan AKP Rafles Langgak Putra Marpaung mengatakan pemilik anjing yang menewaskan bocah warga Jalan Sagu Raya Perumnas Simalingkar A, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, kota Medan itu memang tidak tertutup kemungkinan akan diproses hukum.

Namun, kata Rafles, semua itu perlu penyelidikan yang mendalam. Untuk menetapkan seseorang bersalah atau tidak, mesti memenuhi unsur dan bukti.

"Kalau misalnya ditemukan tindakan pidana, kemungkinan Pasalnya 359 karena kelalaiannya menyebabkan seseorang meninggal dunia atau Pasal 360 karena menyebabkan orang luka-luka maupun Pasal 490, yaitu pemilik hewan yang tidak menjaga sehingga hewan tersebut menyerang orang lain," kata Rafles, Rabu (16/6/2021).

Keluarga Reza Aulia menunjukkan surat laporan polisi ke Polsek Medan Tuntungan, Kota Medan.
Keluarga Reza Aulia menunjukkan surat laporan polisi ke Polsek Medan Tuntungan, Kota Medan. (Screenshot YouTube Tribun Medan)

Berkaitan dengan proses penyelidikan, polisi sudah memeriksa tiga orang saksi termasuk pemilik anjing dan orangtua korban.

Baca juga: Cerita Bocah 10 Tahun di Medan Meninggal Digigit Anjing Rabies, Pesan Terakhir ke Ibunya Bikin Pilu

"Anjing sudah kami amankan dan sedang dilakukan pemeriksaan apakah anjing tersebut mengandung penyakit tertentu ataupun virus tertentu sehingga menyebabkan kematian manusia," ucapnya.

Untuk hasil autopsi korban, kata Rafles, akan keluar sekitar dua minggu lagi.

Suasana rumah duka saat jenazah MR dikafani.
Suasana rumah duka saat jenazah Muhammad Reza Aulia dikafani. (Tangkap layar kanal YouTube Tribun MedanTV)

Karena, kata dia, pihak rumah sakit masih memeriksa bekas organ-organ tubuh yang menjadi titik gigitan.

Selain itu, ia juga menyebut sedang memeriksa obat-obatan yang diberikan kepada almarhum Muhammad Reza Aulia.(Fredy Santoso/ Tribun-medan.com)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Pemilik Anjing yang Tewaskan Bocah 10 Tahun Terancam Dipenjarakan Polisi

Editor: Choirul Arifin
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved