Virus Corona
Positif Covid-19 dan Jalani Isolasi Mandiri, Pria Ini Sekap dan Lukai Leher Balita, Diduga Depresi
Seorang pria berinisial RS harus berurusan dengan polisi karena menganiaya anak tetangganya.
TRIBUNNEWS.COM - Seorang pria berinisial RS harus berurusan dengan polisi karena menganiaya anak tetangganya.
Korban yang masih berusia dua tahun disekap dan dilukai di bagian lehernya oleh pelaku.
Peristiwa itu terjadi di Desa Matagara, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (5/7/2021) sekira pukul 10.30 WIB.
Dari penyelidikan sementara, pelaku nekat melakukan aksi itu diduga karena depresi menjalani isolasi mandiri setelah dinyatakan positif Covid-19.
Kronologi kejadian
Dilansir Kompas.com, saat kejadian, pelaku terlihat jalan-jalan di sekitar kediamannya.
Namun, saat melintas di dekat rumah tetangganya, ia mengambil pisau yang tergeletak di pagar.
Tak lama kemudian dia menyekap anak tetangganya dan melukai leher korban.
Pelaku jalan-jalan keluar rumah, saat melintasi rumah tetangganya tersebut dia melihat pisau dan mengambilnya.
Baca juga: Jenazah Covid-19 Menumpuk di RSUD Jombang Antre Pemulasaraan, Ini Pernyataan Direktur Pudji Umbaran
"Nah di sana kebetulan ada anak kecil lewat dan langsung disekap dan gorok bagian leher," kata Kapolsek Tigaraksa, Kompol Rudi Supriadi, Rabu (7/7/2021) dilansir TribunBanten.com.
Setelah melakukan aksi tersebut, pelaku yang panik kemudian melukai dirinya dengan pisau yang sama.
Tak berselang lama, warga yang melihat kejadian itu berteriak dan meminta pertolongan warga lainnya.
Pelaku dan korban yang terluka langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Depresi karena positif Covid-19
Berdasarkan keterangan keluarga, RS mengalami depresi saat menjalani isolasi mandiri setelah dinyatakan positif Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-penjahat-9992112.jpg)