Hilang 2 Bulan Lalu, Siswa SMA di Aceh Ditemukan Tinggal Kerangka
Korban merupakan anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Mukhtaruddin dan Nilawati.
Editor:
Hasanudin Aco
“Polres Bireuen memohon tim Dokkes Polda Aceh untuk turun ke Bireuen melakukan pemeriksaan terhadap mayat itu, sehingga diharapkan bisa memberi petunjuk tentang identitas korban," kata Kapolres Bireuen.
Kapolres mengatakan jika sudah diketahui identitas, maka akan memudahkan tim Polres Bireuen melakukan penyelidikan lanjutan tentang penyebab korban meninggal dunia.
Ditanya Serambinews.com, berapa saksi sudah dimintai keterangan, Kasat Reskrim mengatakan secara resmi baru satu orang, yakni Zainab (37), ibu rumah tangga yang pertama kali menemukan kerangka mayat ini.
Sedangkan yang lainnya belum.
Diperkirakan sudah empat minggu meninggal
Aipda Asrul menambahkan kerangka mayat saat ditemukan sebagian sudah berserakan.
Korban diperkirakan sudah tiga atau empat minggu lalu meninggal dunia.
Kaur Identifikasi Polres Bireuen ini menambahkan kemungkinan besar, kerangka mayat ini bukan warga Peulimbang atau sekitarnya.
Pasalnya, banyak warga yang datang melihat mengaku tak kenal dan yang lebih penting tak ada laporan kehilangan di kawasan itu akhir-akhir ini.
"Selain pengembangan lapangan, tim juga menelusuri laporan laporan orang hilang atau pergi tanpa jelas keberadaannya saat ini," ujar Apda Asrul.
Penemu merasa ada yang minta tolong
Seperti diberitakan sebelumnya, Zainab (37), ibu rumah tangga (IRT) penemu kerangka mayat tanpa identitas di salah satu kebun Desa Padang Kasab, Kecamatan Peulimbang, Bireuen, merasa seperti ada yang meminta tolong.
Baca juga: Lihat Anjing Gigit Tengkorak Manusia, Pria Ini Temukan Tulang Lain saat Mengikutinya ke Hutan
Perasaan itu, dialaminya jelang ia menemukan kerangka mayat ini di salah satu kebun Desa Padang Kasab, Kecamatan Peulimbang, Kabupaten Bireuen, Aceh.
Sedangkan kerangka mayat diperkirakan laki-laki itu ia temukan tertutup daun kelapa, Senin (6/9/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.
Mayat tanpa identitas ini tergeletak di rumput berjarak sekitar 5 meter dari birem jalan raya Gampong Padang Kasab hingga kini belum diketahui identitasnya.