Breaking News:

Pesawat Hilang Kontak di Intan Jaya

Kapolres Intan Jaya Sebut Ada 3 Dugaan Pelanggaran Dilakukan Maskapai Rimbun Air

AKBP Sandi memastikan, proses penyelidikan akan terus dilanjutkan sampai penyebab pasti jatuhnya pesawat diketahui

Editor: Eko Sutriyanto
Dok Polres Intan Jaya
Kondisi di lokasi kecelakaan pesawat Rimbun Air. Tampak bahan bangunan yang dibawa pesawat tersebut berada di antara puing-puing badan pesawat yang sudah hancur, Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Senin (20/9/2021) 

Pesawat yang tengah membawa bahan bangunan tersebut, lepas landas dari Bandara Nabire pada pukul 06.40 WIT.

Kontak terakhir antara pilot dengan petugas Airnav Sugapa berlangsung pada pukul 07.30 WIT.

Puing pesawat yang berada di lokasi kejadian.
Puing pesawat yang berada di lokasi kejadian. (Kapolres Intan Jaya for Tribun-Papua.com)

Umumnya waktu tempuh penerbangan dari Nabire ke Sugapa sekitar 40 menit.

Setelah dilakukan pencarian menggunakan helikopter milik TNI AU, lokasi pesawat terlihat sekitar lima kilometer dari Bandara Bilogai.

Saat ditemukan, kondisi pesawat sudah dalam keadaan hancur dan tidak didapati tanda-tanda kehidupan dari ketiga kru.

Pada Rabu, pukul 23.50 WIT, tim evakuasi gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi ketiga jenazah kru pesawat Rimbun Air PK OTW dan membawanya ke Sugapa.

Bandara Bilogai Sugapa, merupakan salah satu bandara di Papua yang berada di tepian jurang dan landasannya hanya sepanjang 600 meter, sehingga hanya pesawat berbadan kecil yang bisa mendarat di lokasi tersebut. (Tribun-Papua.com/Roifah Dzatu Azmah)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Ada 3 Dugaan Pelanggaran Maskapai dalam Jatuhnya Rimbun Air di Papua, Ini Kata Kapolres Intan Jaya

Sumber: Tribun Papua
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved