Breaking News:

Gemparkan Warga, Ternyata 3 Orang Ini Rekayasa Kasus, Mengaku di Begal dan Dirampok, Kini Masuk Bui

Akibat ulahnya merekayasa kasus mulai dari korban begal dan rampok, kini satu pria dan dua wanita berstatus tersangka, mereka menghuni hotel prodeo.

Tribunjabar.id/Sidqi
Ineu Siti Nurjanah (31), perempuan yang mengaku korban begal Rp 1,3 miliar di Garut, ditetapkan sebagai tersangka, Senin (11/10/2021) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasus begal dan perampokan belakangan jadi sorotan, namun siapa yang menyangka ada kasus yang direkayasa.

Dalam beberapa hari terakhir setidaknya ada tiga kasus rekayasa kejahatan yang terjadi di Jakarta, Garut dan Bali.

Ketiga orang yang awalnya menjadi korban kini berbalik, mereka ditetapkan sebagai tersangka.

Tribunnews.com merangkum tiga kasus rekayasa yang diawal menggemparkan publik, namun ternyata hanya karangan belaka dari pelaku.

Rekayasa Kasus Perampokan di BKT, Aulia Rafiqi Dijebloskan ke Tahanan

Buntut dari mengarang cerita bohong soal dibegal dan disetrum oleh komplotan mengaku polisi, kini Aulia Rafiqi berstatus tersangka ditahan di Polres Jaktim.

Sebelumnya pengakuan Aulia Rafiqi (23) sempat membuat gempar karena mengaku dibegal lima pria dengan modus mengaku anggota polisi di Banjir Kanal Timur (BKT).

Tidak hanya itu, Rafiqi juga mengaku disetrum, disandera hingga dituduh terlibat penyalahgunaaan narkoba.

Dimana komplotan begal itu kemudian meminta uang tebusan Rp 5 juta.

Baca juga: Bohong Tidak Dibegal dan Disetrum di BKT, Aulia Rafiqi Dijebloskan ke Tahanan, Sang Paman Mohon Maaf

Hasil tangkapan layar dari video pengakuan Aulia Rafiqi pada Sabtu (9/10/2021)
Hasil tangkapan layar dari video pengakuan Aulia Rafiqi pada Sabtu (9/10/2021) (Istimewa)

Belakangan diketahui serangkaian aksi kejahatan itu bohong belaka.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved