Jumat, 29 Agustus 2025

Dukun Ungkap Pembunuhan Oleh Satu Keluarga, 4 Tahun Terkubur Pelaku Merasa Dihantui Arwah Korban

Pembunuhan sadis seorang sopir travel di Kabupaten Langkat Sumatera Utara pada 2018 lalu akhirnya terungkap oleh aparat kepolisian.

Editor: Hendra Gunawan
HO/Tribun Medan
Pihak Kepolisian bersama dengan masyarakat membongkar kuburan sopir travel yang telah dibunuh beberapa tahun lalu. 

"Tak ada perilaku yang mencolok usai melakukan aksi sadis itu. Dia (Marwan) juga terlihat tenang-tenang saja seolah tak ada kejadian apapun," katanya.

Sewaktu kejadian, kata warga ini tidak terlihat mobil menjemput keluarga Marwan.

"Kami tak pernah melihat dia dijemput mobil atau menaiki mobil korban," terang warga di sana.

Sesudah mengetahui adanya mayat dikuburkan secara diam-diam, warga kemudian membongkar pekarangan dekat rumahnya.

Disitulah, ditemukan adanya kerangka manusia yang sudah terkubur selama empat tahun.

Pembunuhan ini bermula saat ia bersama dengan keluarga merencanakan untuk merampok mobil dan membunuh supir travel, guna membawa kabur mobil Toyota Innova Reborn tersebut.

Marwan Syahputra (baju hijau) yang telah diamankan aparat kepolisian, terkait dengan penemuan
Marwan Syahputra (baju hijau) yang telah diamankan aparat kepolisian, terkait dengan penemuan tulang manusia, di Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat. (TRIBUN MEDAN/SATIA)

Sesudah keluarga dijemput oleh supir travel, Marwan bersama istri langsung berangkat.

Saat melintasi Kecamatan Tiga Binanga, Kabupaten Karo, niat pelaku sudah mulai kelihatan.

Di mana, ibu pelaku Leginah (almarhum) berpura-pura sakit perut dan seakan mau muntah.
Kemudian, istinya Ariyanti dan Leginah turun dari mobil untuk muntah.

Saat ini, Marwan melakukan aksinya dengan menjerat leher korban dengan menggunakan tali nilon.

Di saat bersamaan, ayah pelaku juga ikut menusuk korban dengan menggunakan pisau, sehingga supir tersebut meninggal dunia.

Dari keterangan pelaku, tubuh korban diletakkan pada bagian belakang mobil dengan dibungkus oleh terpal plastik.

Kemudian, pelaku dengan mengendarai mobil korban kembali ke Kecamatan Padang Tualang.

Sebelum kembali, para pelaku sudah berniat untuk kabur melarikan diri ke Mojokerto, Jawa Tengah.

Akan tetapi, mereka membawa jasad korban ke Kecamatan Padang Tualang, untuk dibakar dan kemudian dikebumikan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan