Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Panpel Arema FC Tidak Segera Buka Pintu Stadion Kanjuruhan Karena Takut Diserbu Suporter dari Luar

PSSI mengaku alasan Panpel ini dinilai merupakan salah satu pelanggaran yang dilakukan oleh Panpel.

Editor: Erik S
SURYA/PURWANTO
Penampakan pintu tribun 12 Stadion Kanjuruhan pascakerusuhan yang menelan banyak korban jiwa, di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (4/10/2022). Sejumlah saksi mata mengatakan, pintu tribun ini menjadi saksi bisu banyaknya korban suporter Aremania yang meninggal dunia usai laga sepak bola Liga 1 antara Arema FC kontra Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) malam 

TRIBUNNEWS.COM, MALANG -  Panpel Arema FC tak segera membuka pintu Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur karena alasan khawatir diserbu suporter dari luar.

Saat itu, kerusuhan suporter terjadi usai laga Derbi Jatim, antara Arema FC Vs Persebaya, Sabtu (1/10/2022).

Baca juga: Sebut Suporter Arema Pangkal Masalah, Ade Armando Dinilai Gagal Hayati Duka Keluarga Korban

“Jadi alasan Panpel pintu tidak dibuka pada menit ke-80 seperti yang kami anjurkan, karena ada kekhawatiran akan diserbu suporter yang dari luar. Jadi selain banyak suporter dari dalam, itu juga banyak suporter yang ada di luar. Jadi alasannya demi keamanan," kata Juru Bicara PSSI Ahmad Riyadh, Rabu (5/10/2022).

PSSI mengaku alasan Panpel ini dinilai merupakan salah satu pelanggaran yang dilakukan oleh Panpel.

Sehingga berakibat banyaknya korban jiwa karena terjebak di beberapa pintu stadion.

"Sebenarnya tidak semuanya tertutup, sebagian sudah ada yang dibuka. Yang masih ditutup itu telat komando, belum sampai ke tujuan (penjaga pintu,red)."

"Padahal lebih penting lagi jika ada jalur evakuasi. Ini ke depan harus ada hitungan dan simulasinya."

Baca juga: Penjelasan PSSI Soal Pintu-Pintu di Stadion Kanjuruhan Tak Terbuka Seusai Laga Arema vs Persebaya

"Untuk menentukan berapa orang yang bisa lewat dengan lancar di sebuah pintu misalnya,” jelasnya.

Untuk itu Komdis PSSI akhirnya menjatuhkan hukuman seumur hidup pada Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris dan Koordinator Security Officer Suko Sutrisno, dilarang beraktivitas di lingkungan sepak bola.

Penulis: Dya Ayu

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul TERKUAK, Ini Alasan Panpel Arema FC Tak Segera Buka Pintu Stadion pada Tragedi Kanjuruhan

Sumber: Tribun Jatim
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved