Jumat, 29 Agustus 2025

Remaja Culik dan Bunuh Bocah

7 Fakta Bocah Diculik dan Dibunuh 2 Remaja di Sulsel: Motif Ingin Jual Organ Korban Seharga Rp1,2 M

Berikut fakta-fakta kasus bocah diculik dan dibunuh dua remaja di Sulawesi Selatan (Sulsel). Tersangka ingin jual organ korban.

Tribun-Timur.com/Istimewa
Kedua remaja pelaku pembunuhan bocah di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) saat diamankan pihak kepolisian. Berikut fakta-fakta kasusnya yang diketahui motif pelaku tergiur uang ingin jual organ dalam korban. 

Diketahui, motif AD dan AMF ingin menjual organ dalam milik korban.

Pelaku tergiur uang setelah mencari informasi soal jual beli organ di internet.

"Tentang jual beli organ tubuh. Dari situ, tersangka terpengaruh ingin menjadi kaya. Ingin memiliki harta sehingga munculah niatnya tersangka melakukan pembunuhan," kata Budhi.

Budhi menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pengembangan dalam kasus ini.

Termasuk mendatangkan tim psikiater untuk mengecek kondisi kejiwaan AD dan AMF.

"Setelah ini tim penyidik akan mendatangkan psikologis untuk mengetahui sejauh mana tersangka ini tega melakukan perbuatan pembunuhan ini," tegas Budhi.

6. Pengakuan tersangka

AD di hadapan polisi dan awak media mengakui perbuatannya.

Awalnya ia menculik lalu membunuh korban dengan cara dianiaya hingga tewas.

AD ingin mendapatkan uang dengan cara menjual organ dalam milik korban seperti ginjal dan paru-paru

"Di masuk di Yandex terus ketik Organ Sell, disitu harganya 80 ribu dollar (Rp1,2 milliar)," ujarnya.

AD gagal melancarkan aksinya karena tidak mendapatkan respons dari calon pembeli.

Ia bersama AMF kemudian membuang jasad korban di bawah jembatan kawasan Waduk Nipa-nipa, Kecamatan Moncong Loe, Kabupaten Maros.

Kini AD dan AMF harus siap mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Keduanya dijerat pasal pembunuhan berencana dan Undang-Undang perlindungan anak UU nomor 23 tahun 2002.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan