Minggu, 31 Agustus 2025

Kebakaran di Rumah Juru Kunci Makam di Surabaya, Keranda Mayat Ludes dan Kerugian Rp100 Juta

Nanang dan ayahandanya dikagetkan dengan kepulan asap warna hitam yang disertai dengan nyala api yang membara dari area tengah bangunan rumah

Editor: Eko Sutriyanto
ist
Polisi mendatangi rumah juru kunci makam di Menanggal Surabaya yang terbakar, Jumat (21/4/2023) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Rumah juru Kunci alias kuncen Makam Islam Menanggal, bernama Sukaji (57),  Jumat (21/4/2023) pagi.

Sebanyak  tujuh truk pemadam kebakaran dikerahkan memadamkan objek kebakaran di lokasi. 

Pantauan TribunJatim.com di lokasi sekitar pukul 10.30 WIB, Tim Inafis Polrestabes Surabaya didampingi oleh anggota Unit Reskrim Polsek Gayungan yang dikomandoi langsung Iptu Djoko, selaku kanit reskrim melakukan olah TKP di lokasi. 

Anak pertama korban Nanang Sugianto, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. 

Saat itu, ayahanda dan dirinya sedang membersihkan area makam tempat ayahnya berjaga. 

Makam tersebut bersebelahan langsung dengan dinding rumah Sukaji pada sisi barat. 

Baca juga: Kebakaran Terjadi di Kompleks Raihana Sorong Utara, Dua Unit Mobil Pemadam Dikerahkan

Hanya berjarak tak lebih dari 30 langkah kaki orang dewasa, antara rumah Sukaji dan pintu gerbang utama makam. 

Entah bagaimana mulanya, di tengah aktivitas menyapu dan membersihkan sampah dedaunan kering dan plastik di kompleks makam tersebut. 

Nanang dan ayahandanya dikagetkan dengan kepulan asap warna hitam yang disertai dengan nyala api yang membara dari area tengah bangunan rumah. 

"Tidak ada korban, karena rumah kosong. Abah saya juru kunci makam. Sudah lebih dari 50 tahun," ujarnya saat ditemui TribunJatim.com di lokasi. 

Ayahanda Nanang itu sempat panik bahkan juga memaksakan untuk mencoba masuk ke dalam rumah untuk menyelamatkan beberapa benda berharga di dalamnya. 

Namun karena kobaran api begitu cepat membesar, mengamuk lalu melumat semua benda di dalam rumah. 

Nanang lantas berupaya sekuat tenaga menghalangi sang ayahanda yang begitu nekat.

Ia terpaksa harus menyeret tubuh sang ayahanda yang berpostur dua kali lebih besar dari tubuhnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan