Minggu, 31 Agustus 2025

Begini Detik-Detik Remaja di Kota Cimahi Dipukuli hingga Kejang-Kejang dan Tak Sadarkan Diri

Peristiwa penganiayaan itu terjadi setelah motor yang dikendarai korban bersenggolan dengan motor yang dikendarai pelaku di Jalan Sangkuriang

Editor: Eko Sutriyanto
Tribun Jabar
Irwan (19) pengendara motor yang menjadi korban penganiayaan oleh seorang pria arogan di Jalan Sangkuriang tengah dimintai keterangan di Polres Cimahi, Jumat (21/4/2023). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Hilman Kamaludin

TRIBUNNEWS.COM,  CIMAHI -  Irwan (19) asal Tasikmalaya yang bekerja di salah satu konveksi menjadi korban penganiayaan yang dilakukan Wawa Wahyudi (44) di Jalan Sangkuriang, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat, Rabu (19/4/2023).

Akibat pukulan yang mengarah ke tubuhnya, Irwan tersungkur dan mengalami kejang-kejang.

Pemuda asal Kampung Kertawana, RT 016/03, Desa Setiawaras, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya ini menceritakan perbuatan kejam pelaku yang dilakukan kepadanya.

Irwan mengatakan, peristiwa penganiayaan itu terjadi setelah motor yang dikendarainya bersenggolan dengan motor yang dikendarai pelaku di Jalan Sangkuriang.

"Terus saya dikejar dan diberhentikan, lalu saya minta maaf tapi malah dipukul.

Baca juga: Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penganiayaan di Cimahi, Kini Tengah Ditelusuri

Kalau seingat saya dipukul dua kali," ujarnya di Mapolres Cimahi, Jumat (21/4/2023).

Setelah itu Irwan langsung terjatuh dan kejang-kejang, tetapi dia tidak mengingat betul kondisi setelah dipukul oleh pelaku karena saat itu Irwan langsung tak sadarkan diri.

"Saya tahu kejang-kejang dan rambut dijambak juga lihat dari video.

kalau pas di lokasi sama sekali tidak ingat apa-apa lagi," kata Irwan.

Ia mengaku langsung mengingat kembali ia dianiaya setelah kondisinya mulai sadar.

 Ia mengatakan, setelah kejadian tersebut belum sempat ke rumah sakit karena saat itu keburu sadar dan rencananya akan pulang ke Tasikmalaya bersama bos di tempat kerjanya.

"Jadi pas kejadian itu bos saya langsung datang, terus pulang ke Tasikmalaya. Tapi pas sampai rumah ada yang nelepon dari polsek (Cimahi) disuruh datang," ucapnya.

Setelah tiba di Polsek Cimahi, dia langsung disuruh membuat laporan ke Polres Cimahi karena masih ada bukti penganiayaan berupa luka lebam di bagian wajah.

Pelaku penganiayaan terhadap pengendara motor hingga kejang-kejang saat digiring anggota Unit Resmob Satreskrim Polres Cimahi, Kamis (20/4/2023) malam.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan