Senin, 1 Juni 2026

Cerita Warga Selamatkan Rasmin dari Mulut Ular, Ular Terpaksa Dibunuh Tapi Korban Tak Tertolong

Saat ditemukan warga, tubuh Rasmin dalam kondisi dililit ular. Sedangkan bagian kepala korban sudah dalam posisi di dalam mulut ular.

Tayang:
Penulis: Dewi Agustina
Kolase foto (handover)
Rasmin bin Mustana (57) tewas dililit ular di Desa Telutu Jaya, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra). Bagian kepala korban bahkan sudah dalam posisi di dalam mulut ular sepanjang sekitar 7 meter itu. 

Ada kelompok warga yang melakukan pencarian di jalur yang biasanya dilalui korban pergi maupun pulang dari kebunnya.

Dalam pencariannya, warga menemukan ular piton berukuran sekitar 7 meter melilit korban dengan erat sekitar pukul 20.00 Wita.

Bahkan, bagian kepala korban disebutkan sudah berada di dalam mulut ular tersebut.

Baca juga: VIRAL Seorang Pria Tewas Dililit Ular di Kabupaten Muna Barat, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya

"Korban ditemukan dililit, kepala sudah mau ditelan. Sementara terlilit tadi," ujar Sulatin.

Melihat kejadian tersebut, warga dengan spontan kemudian membunuh ular yang memangsa korban.

"Secara spontan warga membunuh ular karena posisinya membahayakan, kalau tidak dibunuh warga yang terancam," katanya.

Ular itupun mati, sedangkan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia diduga lemas setelah dililit ular piton tersebut.

Sulatin menduga korban bertemu dengan ular yang memangsanya dalam perjalanan pulang ke rumahnya.

"Setelah mau pulang sesudah dari sawah sepertinya, posisinya pulang," katanya.

Usai kejadian, korban kemudian dievakuasi ke rumah duka di Desa Telutu Jaya, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dari berbagai video viral yang beredar, terlihat ular yang membunuh korban dikerumuni warga di pemukiman.

Baca juga: Detik-detik Anak Dililit Ular Piton Hingga Pingsan Saat Memetik Sayur Bersama Ibunya di Muna Sultra

Sempat Izin Menggembala Sapi

Sebelum tewas dimangsa ular, Rasmin diketahui sempat minta izin kepada istrinya untuk menggembala sapi di kebunnya.

Namun usai salat Maghrib Rasmin tak kunjung pulang.

Sang istri yang khawatir, meminta menantunya untuk menyusul korban.

Sumber: Tribun Sultra
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved